Kompas.com - 07/10/2019, 13:59 WIB
Para pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, tiba di LanudSilas Papare Jayapura, Jumat (27/9/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIPara pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, tiba di LanudSilas Papare Jayapura, Jumat (27/9/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - 14 hari pascakerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, aktivitas perekonomian mulai berjalan kembali.

Dari sektor jasa, aktivitas mulai dilakukan meski jam operasionalnya belum normal.

Kepala PT Pos Indonesia Regional XI Wilayah Papua dan Papua Barat Lily Sellano mengklaim mulai hari ini layanan Kantor Pos sudah mulai berjalan kembali.

"Untuk wilayah Wamena hari ini sudah dibuka untuk layanan pensiun dan jasa keuangan. Untuk layanan pengiriman surat dan paket akan segera diaktifkan dalam Minggu ini," kata Lily, di Jayapura, Senin (7/10/2019).

Baca juga: Polda Papua Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan Wamena

Menurut dia, dalam minggu ini PT Pos akan melakukan konsolidasi agar petugas-petugas yang sudah keluar dari Wamena diusahakan segera kembali.

Lily menyatakan PT Pos siap membantu pemerintah untuk memulihkan kondisi di Wamena dengan segera menormalkan layanan di lokasi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sesuai dengan imbauan pemerintah untuk menghidupkan kembali Wamena, kami pastikan layanan kami bisa berjalan di minggu ini," kata dia.

Sementara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua, Naek Tigor Sinaga menyebut, seluruh perbankan yang ada di Wamena telah kembali beroperasional.

"Saat ini, semua sudah buka, ada Bank Mandiri, BRI, Bank Papua, BNI dan bahkan BPR sudah buka," kata dia.

Tigor memastikan seluruh perbankan di Wamena memiliki peraediaan uang tunai yang mencukupi.

Baca juga: Sekitar 500 Pengungsi dari Wamena Tiba di Makassar

"Kebutuhan uang tunainya tidak ada masalah sampai saat ini karena di sana ada kas titipan BI yang dikelola oleh Bank Papua, itu plafonnya Rp 150 miliar," kata dia.

Sejak kerusuhan hingga kini, ia memastikan tidak ada penarikan uang tunai dalam jumlah yang signifikan.

"Jumlah itu sudah cukup, kalau misal kurang pasti kita drop lagi dari sini, tapi sampai saat ini belum ada permintaan," kata Tigor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.