Kisah Parlin, Kakak-beradik Penjual Bakso Legendaris di Kantin ITS

Kompas.com - 07/10/2019, 12:45 WIB
Suasana kantin/warung Bakso Pak Parlin tampak rindang. KOMPAS.com/GHINAN SALMANSuasana kantin/warung Bakso Pak Parlin tampak rindang.

Sebelum berjualan bakso, ia sering mencangkul sawah di kampung halamannya di Sragen, Jawa Tengah.

Kemudian, Parlin diajak untuk merantau ke Surabaya oleh Pardi tahun 1980-an. Menurut Parlin, Pardi yang mengajarinya berjualan.

"Saya di kampung masih nyangkul terus diajak ke sini diajarin jualan. Saya dibikinin rombong pakai sepeda ontel yang digonceng di belakang itu," ujar dia.

"Jadi kayak tukang sayur begitu rombongnya dan keliling-keliling di perumahan situ (perumahan dosen ITS). Kalau siang ke sini (ITS). Nanti kalau enggak habis keliling lagi, sampai tahun 1997," ujar dia.

Berjualan di ITS

Sejak tahun 1997 hingga saat ini, Bakso Pak Parlin menjadi langganan mahasiswa hampir di semua jurusan.

Letak kantin yang berada di tengah-tengah kampus, membuat mahasiswa semua jurusan di ITS memilih makan bakso Pak Parlin.

"Mahasiswa selalu ramai ke sini. Tapi, kalau libur memang agak sepi, tapi saya tetap jualan karena masih ada yang beli. Termasuk alumni-alumni masih cari saya, sampai sekarang pun kadang-kadang masih kangen katanya. Kangen baksonya Pak Parlin," ujar dia.

Semenjak jualan bakso menetap di ITS, ia membebaskan para pembeli untuk mengambil makanan sendiri.

Parlin juga menuliskan harga pentol, tahu goreng, siomai, gorengan hingga lontong, di samping gerobak baksonya.

Baca juga: Bakso Pak Dhi, Makanan Legendaris Mahasiswa dan Alumni ITS

Harga pentol kecil Rp 1.000 rupiah, pentol besar puyuh Rp 2.000, pentol besar kasar Rp 2.000, pentol besar keju Rp 2.000, tahu goreng, siomai, dan gorengan Rp 5.000, serta lontong atau ketupat Rp 2.000.

Namun, karena mahasiswa sudah mengetahui harga macam-macam pentol dan turunannya, papan harga kemudian tidak lagi dipasang.

"Kadang-kadang setelah membayar, mahasiswa ambil kembalian sendiri. Karena kadang saya repot cuci piring, jadi tak suruh ambil kembalian sendiri, sudah saya siapin," kata Parlin.

Ia mengaku, tidak khawatir ada yang berbuat curang, karena ia berjualan dengan ikhlas dan tidak memiliki prasangka buruk terhadap para pembeli.

"Ya, mungkin ada yang lupa satu dua orang ya, tapi sudah wajar. Namanya orang itu enggak ada yang sempurna. Bagi saya ikhlas saja," tutur Parlin.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X