Gempa Susulan Guncang Ambon, Warga Panik Berhamburan

Kompas.com - 07/10/2019, 12:03 WIB
Gempa susulan dengan getaran yang sangat kuat membuat para siswa SD di Ambon berhamburan ke luar sekolah dan memilih pulang lebih awal, Senin (7/10/2019). KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGempa susulan dengan getaran yang sangat kuat membuat para siswa SD di Ambon berhamburan ke luar sekolah dan memilih pulang lebih awal, Senin (7/10/2019).

AMBON, KOMPAS.com - Warga di Kota Ambon kembali dibuat panik hingga berhamburan ke jalan-jalan, setelah gempa susulan yang cukup kuat mengguncang wailayah tersebut, Senin (7/10/2019) siang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, gempa tersebut membuat warga keluar dari rumah-rumahnya dan langsung berlarian ke tempat aman.

“Gempa sangat kuat sekali, dinding rumah sampai bergemuruh,”kata Hamdani salah satu warga Kebun Cengkeh, Ambon, saat ditemui, Senin.

Baca juga: Saat Badai dan Hujan Lebat, Pengungsi Gempa Melahirkan Tanpa Bantuan Medis di Gubuk Reyot

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon mencatat, gempa yang terjadi sekitar pukul 10.21 WIT, bermagnitudo 4,1 dengan episentrum gempa berada pada 3.45 Lintang Selatan dan 128.33 Bujur Timur.

Adapun, gempa tersebut berjarak 12 kilometer bagian selatan Kairatu, Seram Bagian Barat dan 34 kilometer timur laut Ambon, dengan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Akibat gempa tersebut, siswa di sejumlah sekolah juga langsung memilih pulang lebih awal.

Bahkan, sejumlah orangtua ikut menjemput anak-anak mereka di sekolah.

Katong (kita) disuruh pulang oleh ibu guru, tadi gempa pelang (sangat) kuat soalnya,”kata Afrizal salah seorang siswa SD di kawasan Galunggung, Ambon.

Selain itu, dari informasi yang dihimpun, para pedagang di Pasar Mardika dan Batu Merah yang berada dekat Teluk Ambon juga ikut berhamburan lari dari pasar tersebut.

Sebelumnya, gempa dengan getaran yang sangat kuat juga membuat warga Kota Ambon panik dan keluar dari rumah-rumah mereka pada Senin, dini hari.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, Apalagi Dilakukan Pemimpin

Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, Apalagi Dilakukan Pemimpin

Regional
Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Regional
Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Regional
TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

Regional
Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Regional
Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X