Gaet Jutaan Turis Lokal dari Wisata Religi, Kini Pemprov Banten Sasar Pelancong dari Asia dan Eropa

Kompas.com - 06/10/2019, 23:15 WIB
Wisatawan menikmati sore hari di Kawasan Kesultanan Banten Lama yang sudah dipercantik, Jumat (5/9/2019. KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINWisatawan menikmati sore hari di Kawasan Kesultanan Banten Lama yang sudah dipercantik, Jumat (5/9/2019.

SERANG, KOMPAS.com - Sektor wisata religi di Provinsi Banten terus dibenahi. Terkini, kawasan Kesultanan Banten Lama dipercantik untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, saat ini kawasan wisata ziarah di Kota Serang tersebut sudah dikunjungi enam juta wisatawan Nusantara setiap tahunnya.

Ke depan, yang disasar adalah wisatawan mancanegara.

"Sejauh ini sudah ada wisman dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei, Afrika Selatan. Setelah dibenahi, tidak hanya Asia kita juga sasar wisatawan dari negara - negara Eropa terutama yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Banten," kata Eneng kepada Kompas.com di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Sabtu (5/9/2019).

Baca juga: Digemari Warga Banten, Gubernur akan Tanam Jengkol hingga 1.000 Hektar

Wisata religi, kata Eneng, selama ini menjadi kekuatan Provinsi Banten. Untuk itu, di bawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim, pihaknya serius menggarap ceruk wisatawan di sektor ini.

Selain Kawasan Banten Lama, sejumlah destinasi wisata religi lain juga turut dibenahi.

Di antaranya Caringin dan Cikadueun Pandeglang, serta Tanara Kabupaten Serang. Ketiga tempat tersebut merupakan destinasi wisata ziarah.

"Tentu kita siapkan dulu prasarananya, tapi butuh waktu. Paling siap adalah Kawasan Banten Lama, termasuk di sana ada masjid Pecinan, 2020 sudah bisa dipasarkan lebih luas ke berbagai negara," kata dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X