Kader Gerindra yang Dipecat Akan Laporkan Hakim PN Jaksel yang Putus Gugatan Mulan Jameela

Kompas.com - 06/10/2019, 16:24 WIB
Fahrul Rozi kader Gerindra yang dipecat akan terus melakukan perlawanan KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGFahrul Rozi kader Gerindra yang dipecat akan terus melakukan perlawanan

GARUT, KOMPAS.com - Polemik pemecatan dua kader Partai Gerindra, Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi yang dilakukan DPP Gerindra serta melenggangnya Mulan Jameela ke kursi DPR RI memasuki babak baru.

Fahrul Rozi, salah satu kader yang dipecat akan melaporkan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memutus perkara gugatan yang disampaikan Mulan Jameela cs.

Diketahui Mulan menggantikan Ervin dan Fahrul menjadi anggota DPR RI karena telah dipecat Gerindra dari keanggotaan. 

"Kita akan terus melawan. Hakim yang memutus perkara gugatannya akan kita laporkan ke Badan Pengawas MA," ujar Fahrul, saat ditemui di kediamannya, Minggu (6/10/2019). 

Baca juga: Mulan Jameela Gantikan Caleg dari Garut, Apa Kata Bupati dan Tokoh Setempat?

Fahrul memyampaikan, putusan PN Jaksel adalah awal permasalahan pemecatan dirinya dan Ervin.

Fahrul dan Ervin adalah pihak yang terkena dampak dari putusan tersebut.

Ada tiga alasan yang menurut Fahrul akan dijadikan dasar laporannya. Yang pertama, hakim memutus perkara yang sebenarnya pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut tidak semuanya ada.

Terutama pihak-pihak yang terdampak seperti dia.

"Jadi terkesan tidak transparan, bahkan ada kesan yang berkaitan jangan sampai tahu," kata dia.

Selain itu, hakim juga dinilai telah memutus perkara yang sebenarnya bukan kewenangannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X