Kompas.com - 05/10/2019, 10:53 WIB
Ilustrasi kebakaran Muhamad Syahri Romdhon/kompas TVIlustrasi kebakaran

MANOKWARI, KOMPAS.com - Kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Papua Barat, ludes terbakar pada Sabtu (5/10/2019), sekitar pukul 06.30 WIT. Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat Demas Wamaer mengatakan, awal mula api berasal dari lantai II, kemudian merambat dan menghanguskan seluruh isi bangunan, termasuk yang berada dilantai I.

"Dugaan sementara karena korsleting listrik, karena listrik di kantor ini sering bermasalah," ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

"Awal kebakaran ada Satpam kantor melihat. Namun, upaya untuk memadamkan api tidak berhasil dan melaporkan ke pos penjagaan Brimob di area perkantoran gubernur," lanjut Demas.

Baca juga: Suhadi Sempat Dengar Suara Gemertak Sebelum Tahu Rumahnya Terbakar

Dia mengatakan, hanya dokumen yang berada di bagian perpustakaan yang masih bisa diselamatkan. Sedangkan dokumen lainnya hangus akibat kebakaran tersebut.

Pantauan Kompas.com, kondisi cuaca yang cukup panas ditambah tiupan angin membuat kantor yang berada di area perkantoran gubernur ini ludes terbakar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah beberapa jam kemudian, api baru dapat dipadamkan dengan bantuan mobil water cannon milik Brimob Polda Papua Barat dan Satu unit Mobil Pemadam kebakaran milik Pemprov Papua Barat.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mrncapai miliaran rupiah.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan penyebab kantor tersebut terbakar dan telah memasang garis polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X