Pagar di Area Sirkuit MotoGP Telah Dibuka Warga

Kompas.com - 05/10/2019, 08:48 WIB
Puluhan warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Lombok Tengah, mendatangi Kantor Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). KOMPAS.com/IDHAM KHALIDPuluhan warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Lombok Tengah, mendatangi Kantor Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Lombok Tengah telah membuka pagar yang dipasang sebelumnya di area sirkuit MotoGP sehingga membuat pengerjaan sirkuit sedikit tersendat.

Alus Damiaha selaku anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Kuta menyebutkan, pemagaran yang dilakukan oleh warga pada Senin (30/9/2019) lalu telah dibuka masyarakat karena mendapat pertanggung jawaban dari pihak Pemda Lombok Tengah yang akan menangani persoalan lahan.

“Benar warga sudah membuka pagar di area Sirkuit MotoGP, warga yang membuka sendiri pagarnya, karena sudah mendengar arahan mediasi dengan pihak Pemda, bahwa persoalan lahan Pemda sanggup untuk bertanggung jawab,” ungkap Alus dikonfiramasi, Sabtu (5/10/2019).

Baca juga: Pagari Lahan Sirkuit MotoGP, 3 Warga Diperiksa Polisi

Alus menyebutkan, pada saat pertemuan pada Kamis di Kantor Bupati Lombok Tengah, masyarakat telah melakukan musyawarah yang disampaikan langsung oleh Bupati Suhaili Fadil Tahir.

“Kemarin kamis yang menemui kami itu ada pak bupati, Sekda, dan mereka sudah bertanggung jawab terhadap persoalan lahan ini,” ungkap Alus.

Sebagai perwakilan masyarakat, Alus  menyampaikan, tidak ada niat warga menghalau atau tidak mendukung pemerintah untuk mengembangkan sirkuit MotoGP. Namun, warga berharap jangan sampai terlalu cepat mengambil tindakan secara hukum.

“Saya mewakili atas nama masyarakat, perlu digaris bawahi, bahwa tidak ada niatan masyarakat untuk menolak pembangunan sirkuit, tapi jangan sedikit-sedikit diselesaikan secara hukum, padahal kita bisa selesaikan secara musyawarah,” tegas Alus.

Sebelumnya Pihak ITDC sebagai pengelola menilai, masyarakat telah melakukan penghentian sepihak.

Baca juga: Tanggapan ITDC Terkait Aksi Pemagaran di Area Sirkuit MotoGP di Lombok

Saat dikonfirmasi, Corporate Secretary ITDC Miranti N Rendranti menyampaikan beberapa poin mengenai tindakan warga tersebut.

Pertama, menurut ITDC, pengerjaan tersebut sudah melalui tahap sosialisasi dengan masyarakat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Regional
Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X