Satu Siswi di Video Mesum Tuban Dipaksa Lakukan Tindakan Tak Senonoh

Kompas.com - 04/10/2019, 17:40 WIB
Ilustrasi video mesum KOMPAS.comIlustrasi video mesum

TUBAN, KOMPAS.com - Jajaran Polres Tuban terus mendalami video mesum berdurasi lima detik yang sempat viral dan melibatkan oknum siswa SMK di Tuban.

Pemeriksaan terhadap mereka yang dianggap terlibat dalam video tersebut terus dilakukan secara intensif.

Setelah meminta keterangan awal dari mereka yang dianggap terlibat dalam video tersebut, pihak kepolisian juga memeriksakan kondisi terkini para oknum siswi.

Baca juga: Polisi Benarkan Video Mesum Tuban Dilakukan Siswa, Lokasi di Kamar Kos

Sebab, diduga ada tujuh oknum siswa yang terlibat, dengan dua berjenis kelamin laki-laki dan lima lainnya adalah perempuan.

"Arahnya dari pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Reskrim, pertama adalah perbuatan cabulnya. Karena dari hasil pemeriksaan, salah satu siswi ini dipaksa," ujar Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, Jumat (4/10/2019).

Dikarenakan adanya unsur pemaksaan dari keterangan yang didapat itulah, polisi akan mendalaminya sebagai perbuatan cabul.

Adapun jeratan lain mengarah pada Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 mengenai informasi transaksi elektronik (ITE).

"Semuanya masih dilakukan visum, yang hari ini baru akan keluar hasilnya. Dipaksa tapi divideokan sama si C, yang upload dan menyebar itu ya si C ini. Sementara korbannya masih satu," jelasnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Video Mesum Siswa di Tuban

Nanang juga mengatakan, keterangan dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pihaknya didapati, salah seorang oknum siswi tersebut dipaksa melakukan tindakan tidak senonoh oleh dua oknum siswa.

"Keterangannya ada, satunya melaksanakan (hubungan badan), satunya memegang tangannya sambil meraba-raba. Tapi ini masih pendalaman dan itu baru (hasil) pemeriksaan awal kemarin, masih terus berlanjut," kata dia.

"Makanya saya perintahkan, cepatkan proses ini, tidak ada intervensi dari siapapun. Bahkan Bupati sudah bilang, (proses) semuanya diserahkan kepada Polres Tuban," tutup Nanang.

Sebelumnya pihak kepolisian sempat menjelaskan, jika sudah memeriksa tujuh oknum siswa yang ditengarai terlibat dalam video tersebut.

Dua orang berjenis kelamin laki-laki berinisial E dan P, kemudian C yang berstatus siswi di SMK Taruna Jaya Prawira, dan empat oknum siswi dari SMK Negeri 2 Tuban.

Polisi juga membenarkan apabila adegan dalam video mesum tersebut dilakukan di tempat indekos C. Yakni, rumah kost milik A, yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban kota, Tuban.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

7 ODP Asal Bangladesh Tertahan di Pangkalpinang, 1 Meninggal Dunia

Regional
Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Pemkot Solo Siapkan Lokasi Karantina Khusus untuk Pemudik

Regional
Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X