Pembangunan Bandara YIA Dikebut untuk Melayani Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 04/10/2019, 17:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melarang ada kegiatan tambak di kawasan pantai luar Bandar Udara Yogyakarta International Airport. Pemkab menutup secara bertahap beberapa tambak yang selesai panen. Mereka menargetkan semua area itu sudah bersih dari berbagai kegiatan pada Oktober 2019 ppmendatang. Kawasan ini nantinya akan menjadi hutan sebagai bagian dari mitigasi bencana bagi bandara. Tampak Pemkab mengerahkan ekskavator untuk meratakan beberapa tambak yang sudah selesai panen. Tak jauh dari sana terlihat lalu lalang pesawat terbang yang terbang maupun mendarat di YIA. KOMPAS.com/DANI JULIUSPemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melarang ada kegiatan tambak di kawasan pantai luar Bandar Udara Yogyakarta International Airport. Pemkab menutup secara bertahap beberapa tambak yang selesai panen. Mereka menargetkan semua area itu sudah bersih dari berbagai kegiatan pada Oktober 2019 ppmendatang. Kawasan ini nantinya akan menjadi hutan sebagai bagian dari mitigasi bencana bagi bandara. Tampak Pemkab mengerahkan ekskavator untuk meratakan beberapa tambak yang sudah selesai panen. Tak jauh dari sana terlihat lalu lalang pesawat terbang yang terbang maupun mendarat di YIA.

KULON PROGO, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) terus menggenjot pembangunan Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) agar bisa selesai pada Desember 2019 mendatang. 

Angkasa Pura AP I mengharapkan Bandara YIA bisa melayani sepenuhnya momen Hari Besar Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. 

"Kita ngebut ini. Kami menargetkan Desember ini harus selesai karena menghadapi Natal dan Tahun Baru yang tentu ramai," kata General Manajer YIA dari AP I, Agus Pandu Purnama di YIA, Jumat (4/19/2019).

Penumpang pesawat selalu membeludak pada momen hari raya dan libur panjang seperti itu, khususnya di Bandara Adisutjipto (ADS) Yogyakarta yang memiliki keterbatasan kapasitas layanan penumpang. 

Baca juga: Per September, Penumpang Bisa Pesan GrabCar di Adisutjipto dan YIA

Terminal ADS memiliki kapasitas 1,8 juta penumpang per tahun. Namun terminal bandara ini sudah melayani lebih dari 8 juta penumpang.

Pandu meyakini pembangunan selesai akhir tahun ini, apalagi jika melihat keseluruhan fisik YIA yang kini sudah terbangun 85 persen. 

Saat pembangunan selesai, YIA memiliki terminal seluas 219.000 meter persegi yang bisa melayani 14 juta penumpang. 

Semasa pembangunan berlangsung, YIA mengoperasikan 12 persen dari total keseluruhan terminalnya atau sekitar 12.900 meter persegi. Kondisi minimalis ini dianggap cukup melayani 1,6 juta penumpang per tahun. 

Tak hanya soal terminal, YIA akan memindahkan semua penerbangan dari ADS ke YIA setelah pembangunan bandara selesai. 

Saat ini, YIA baru melayani 30 penerbangan dengan 2.000 penumpang pergi maupun datang setiap hari.

Bandara YIA membuat Kulon Progo terhubung dengan Jakarta, Medan, Palembang, Lombok, Samarinda, Pontianak, hingga Palangkaraya. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X