Membuat Resah, Beruang Madu yang Muncul di Ladang Warga Berusaha Dijebak

Kompas.com - 04/10/2019, 17:29 WIB
Seorang petugas membuka kandang jebak untuk mengevakuasi beruang madu yang muncul di perladangan warga di Desa Simpang Duhu Dolok, Kecamatan Ulu Pungkut Resort 4 Alahan Kae, Kabupaten Mandailing Natal  dalam dua pekan terakhir. Warga yang resah meminta BTNBG untuk mengevakuasinya. Dok. BTNBGSeorang petugas membuka kandang jebak untuk mengevakuasi beruang madu yang muncul di perladangan warga di Desa Simpang Duhu Dolok, Kecamatan Ulu Pungkut Resort 4 Alahan Kae, Kabupaten Mandailing Natal dalam dua pekan terakhir. Warga yang resah meminta BTNBG untuk mengevakuasinya.

MEDAN, KOMPAS.com - Warga Desa Simpang Duhu Dolok, Kecamatan Ulu Pungkut Resort 4 Alahan Kae, Kabupaten Mandailing Natal merasa resah dengan kemunculan beruang madu (Helarctos malayanus) di perladangan mereka selama dua minggu terakhir.

Untuk mengatasi keresahan warga, Balai Taman Nasional Batang Gadis (BTNBG) memasang dua kandang jebak.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BTNBG Madina, Bobby Nopandry mengatakan, warga resah ketika bekerja di kebunnya.

Selain sempat dilihat oleh warga, beruang juga meninggalkan jejak kemunculannya dengan cakaran di batang pohon. Warga, kata dia, sebenarnya sudah terbiasa melihat beruang namun kemunculannya selama dua minggu kali ini membuat warga resah. 

"Mereka khawatir dan resah lah di ladang, jadi meminta kita untuk mengevakuasinya," katanya, Jumat (4/10/2019). 

Baca juga: Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Dia menduga, beruang yang muncul kali ini adalah beruang yang sama dengan beberapa bulan lalu sudah dihalau untu kembali masuk ke hutan.

Namun menurutnya masih harus dipastikan dengan pemasangan camera trap. Pihaknya sudah meminta kepada rekan-rekannya untuk memasang camera trap sehingga dapat diketahui dengan pasti. 

"Kalau ada camera trap kan akan kita ketahui, apakah itu beruang dewasa, appakah hanya satu atau dua. Itu gunanya camera trap," katanya.

Sembari menunggu pemasangan camera trap, pihaknya saat ini sudah memasang dua kandang jebak di titik-titik yang potensial.

Mengingat, lokasi kemunculan beruang sebenarnya tidak berada di dalam kawasan TNBG, melainkan di kawasan perladangan warga. 

Baca juga: Kena Jerat, Beruang Madu Mati di Hutan Senepis Riau

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Regional
Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X