Polisi Benarkan Video Mesum Tuban Dilakukan Siswa, Lokasi di Kamar Kos

Kompas.com - 04/10/2019, 15:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

TUBAN, KOMPAS.com - Berkaitan dengan menyebarnya video mesum berdurasi lima detik yang sempat menghebohkan warga Tuban, Jawa Timur, Rabu (2/10/2019) malam.

Pihak kepolisian setempat akhirnya membenarkan, jika mereka yang ada dan terlibat dalam video tersebut adalah oknum siswa-siswi yang tengah bersekolah di Tuban.

Bahkan, jajaran Polres Tuban sudah memeriksa tujuh orang siswa-siswi dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbeda, yang diindikasikan kuat terlibat dalam video tidak senonoh tersebut.

"Memang benar kemarin Satreskrim Polres Tuban ada melakukan penyelidikan dilanjutkan penyidikan adanya viral bisa dibilang video porno, bisa dibilang perbuatan asusila yang diviralkan melalui WhatsApp, media sosial, yang mengarahnya ke undang-undang nomor 19 tahun 2016 mengenai Undang-Undang ITE, mengarahnya ke sana," ujar Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Jumat (4/10/2019).

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Video Mesum Siswa di Tuban

Ia juga menjelaskan, sesuai dengan hasil dari pemeriksaan awal yang sudah dilakukan oleh pihaknya, diketahui bila tindakan tidak senonoh tersebut dilakukan di sebuah tempat indekos oknum siswi yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban Kota, Tuban.

"Benar TKP-nya (Tempat Kejadian Perkara) di Tuban, tepatnya di kos-kosan di Latsari atas nama (milik) Bapak A," jelasnya.

"Jadi itu kos-kosan dari salah satu siswi inisial C dari SMK TJP (Taruna Jaya Prawira)," sambung Nanang.

Salah satu siswi yang terlibat dalam video dengan inisial C, indekos di rumah milik A yang berada di Latsari, tempat adegan itu dilakukan dan direkam dengan menggunakan handphone.

"Jadi ada tiga orang di sana, yakni C, dan dua cowok inisial E dan P, sudah kami periksa. Kemudian dari SMKN 2 (Tuban) ada 4 semuanya perempuan, jadi total yang sudah diperiksa tujuh orang," ungkap dia.

Baca juga: Duduk Perkara 2 Guru Honorer di Purwakarta Diberhentikan karena Terlibat Video Mesum

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian dikatakan oleh Nanang terus bekerja dan melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Ia pun menyebut, tidak akan menutupi fakta yang ada sebagai upaya untuk pembelajaran bagi para siswa.

Sebelumnya, sejak video mesum tersebut viral di media sosial dan menjadi pembicaraan banyak warga pada Rabu (2/10/2019) malam, pihak kepolisian langsung bertindak dengan melakukan penelusuran dan akhirnya ditemukan jika yang terlibat dalam video berdurasi lima detik tersebut merupakan oknum siswa dan siswi SMK yang ada di Tuban.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Bertambah, Hari Ini 6 Pasien Positif Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Dinyatakan Sembuh

Terus Bertambah, Hari Ini 6 Pasien Positif Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Dinyatakan Sembuh

Regional
Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Regional
Pria Pemeras Pacar hingga Rp 42 Juta di Sumbar Juga Ancam Sebar Foto Bugil Wanita Lain di Palembang, Korban Rugi Rp 80 Juta

Pria Pemeras Pacar hingga Rp 42 Juta di Sumbar Juga Ancam Sebar Foto Bugil Wanita Lain di Palembang, Korban Rugi Rp 80 Juta

Regional
Pasien Positif Covid-19 di DIY Bertambah Satu Orang

Pasien Positif Covid-19 di DIY Bertambah Satu Orang

Regional
Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Regional
Dalam Sehari, 2 PDP Covid-19 di Sidoarjo Meninggal

Dalam Sehari, 2 PDP Covid-19 di Sidoarjo Meninggal

Regional
Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Regional
Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Regional
Sebanyak 125 Warga Binaan Rutan Malendeng Manado Jalani Asimilasi di Rumah

Sebanyak 125 Warga Binaan Rutan Malendeng Manado Jalani Asimilasi di Rumah

Regional
Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Regional
Gubernur Banten Minta Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel Segera Lakukan PSBB

Gubernur Banten Minta Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel Segera Lakukan PSBB

Regional
Sebanyak 1.222 Karyawan di Banyumas Dirumahkan, Diusulkan Dapat Bantuan

Sebanyak 1.222 Karyawan di Banyumas Dirumahkan, Diusulkan Dapat Bantuan

Regional
Walau Pasien Positif Corona 53 Orang Per 7 April, Sumut Belum Ajukan PSBB

Walau Pasien Positif Corona 53 Orang Per 7 April, Sumut Belum Ajukan PSBB

Regional
Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Regional
Rapid Test 3.500 ODP di Jawa Tengah, 53 Orang Tunjukkan Hasil Reaktif

Rapid Test 3.500 ODP di Jawa Tengah, 53 Orang Tunjukkan Hasil Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X