KPK Perpanjang Masa Penahanan Gubernur Kepri Nonaktif Selama 30 Hari

Kompas.com - 04/10/2019, 12:12 WIB
Sidang dakwaan nelayan Abu Bakar yang didakwa menyuap Gubernur Kepri nonaktif Nurdin Basirun di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (2/10/2019) KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANSidang dakwaan nelayan Abu Bakar yang didakwa menyuap Gubernur Kepri nonaktif Nurdin Basirun di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (2/10/2019)

BATAM, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun dalam kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi proyek reklamasi di Kepri tahun 2018-2019 dan gratifikasi di kawasan Tanjung Piayu, Batam.

Tidak saja Nurdin Basirun, bahkan 2 tersangka lainnya, yakni Kadis Kelautan dan Perikanan Pemprov Kepri Edy Sofyan serta Kabid Perikanan Tangkap Budi Hartono juga diperpanjag masa penahannya selama 30 hari.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) KPK atau Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan perpanjangan masa tahanan ini.

Baca juga: KPK Perpanjang Penahanan Pengusaha Penyuap Gubernur Kepri Nonaktif

Masa perpanjangan penahan diberlakukan kepada 3 tersangka dalam kasus suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri.

“Kemarin, Kamis (3/10/2019) perpanjangan penahannya diajukan,” kata Febri melalui telepon, Jumat (4/10/2019).

Menurut Febri, penahanan ketiga tersangka itu diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 9 Oktober 2019.

Dengan demikian, Nurdin Basirun dan dua anak buahnya bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 7 November 2019.

Seperti diketahui KPK menyita uang Rp 6,1 miliar yang diduga suap dan gratifikasi.

Uang tersebut terdiri dari berbagai pecahan, mulai dari dolar AS, Singapura, ringgit Malaysia, riyal Arab Saudi, dolar Hong Kong serta rupiah.

Baca juga: Kasus Gratifikasi Gubernur Kepri Nonaktif, KPK Lanjut Geledah BPKAD Kepri

Jumlah uang diduga gratifikasi, yakni Rp 3,7 miliar dengan rincian 180.935 dolar Singapura, 38.553 dolar AS, 527 ringgit Malaysia, 500 riyal Arab Saudi, 30 dolar Hong Kong dan 5 euro serta Rp 132.610.000.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tenaga Medis dan 2 Anggota Satpol PP di Banyumas Positif Corona

11 Tenaga Medis dan 2 Anggota Satpol PP di Banyumas Positif Corona

Regional
Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Regional
Kisah Yohana Mengajar Anak Rimba di Masa Pandemi, Tengah Malam Siswa Bangun dan Minta Belajar (1)

Kisah Yohana Mengajar Anak Rimba di Masa Pandemi, Tengah Malam Siswa Bangun dan Minta Belajar (1)

Regional
Mbah Lindu Sempat Cerita Perjalanan Berjualan Gudeg ke Cucunya

Mbah Lindu Sempat Cerita Perjalanan Berjualan Gudeg ke Cucunya

Regional
Tak Punya Ponsel, Siswa Miskin Tetap Belajar Tatap Muka di Zona Kuning

Tak Punya Ponsel, Siswa Miskin Tetap Belajar Tatap Muka di Zona Kuning

Regional
1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

1 Pasien Positif Corona Pergi ke Sejumlah Tempat, Gugus Tugas Diminta Bergerak Cepat

Regional
Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Pemuda ini Nekat Curi Sepeda Motor demi Biaya Menikah

Regional
Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Gowes Massal dan Dangdutan, Ganjar Geram, Kirim WhatsApp ke Bupati Brebes: Itu Berbahaya

Regional
Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Dibangun Bertahap dan Bantah Ada Mistis, Cerita Giman tentang Rumahnya yang Disebut Bisa Berpindah Tempat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

Regional
Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Cerita Ganjar soal Hobinya Bersepeda dan Pengalamannya Pingsan Saat Menggowes

Regional
Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Di Selat Philip, Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China

Regional
Ditolak Bidan, Seorang Ibu Jadi Tontonan Warga Saat Melahirkan, Ini Cerita Sang Suami

Ditolak Bidan, Seorang Ibu Jadi Tontonan Warga Saat Melahirkan, Ini Cerita Sang Suami

Regional
Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

Regional
Detik-detik Terduga Teroris Ditembak, Sempat Sembunyi di Belakang Penjual Es

Detik-detik Terduga Teroris Ditembak, Sempat Sembunyi di Belakang Penjual Es

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X