Polisi Tangkap Pecatan TNI yang Bisnis Sabu-sabu di Aceh

Kompas.com - 04/10/2019, 12:06 WIB
Polisi memperlihatkan tiga tersangka kasus sabu-sabu, satu diantaranya mantan TNI di Mapolres Aceh Utara, Kamis (3/10/2019) Polres Aceh UtaraPolisi memperlihatkan tiga tersangka kasus sabu-sabu, satu diantaranya mantan TNI di Mapolres Aceh Utara, Kamis (3/10/2019)


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim Polres Aceh Utara, menangkap MA (34), mantan tentara yang berbisnis sabu-sabu di rumahnya Desa Keude Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (3/10/2019).

Polisi juga menangkap teman MA, masing-masing S (28), warga Matang Jurong, H (38) warga Desa Dayah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Kasat Narkoba Polres Aceh Utara, AKP Ildani Ilyas, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/10/2019) menyebutkan, awalnya petugas menankap S (28) di rumahnya di Desa Matang Jurong, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Baca juga: Jual Sabu, Oknum Perawat RSUD Langsa Ditangkap

Bersama S, ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 1,3 gram dalam bungkusan plastik kecil.

Dari keterangan S, lalu ditangkap H di rumahnya di Desa Dayah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dan ditemukan sabu-sabu seberat 0,3 gram dan satu plastik bening untuk membungkus sabu-sabu.

“Kami ketahui S ini bisnis sabu dari Khailullah yang sudah ditangkap duluan. Setelah itu dikembangkan sehingga mendapat H. Dari kedua orang ini kita menuju MA, mantan TNI yang dipecat dari dinasnya,” kata Ildani.

Setelah menangkap S dan H, barulah polisi memburu MA dan ditemukan di rumahnya. 

Baca juga: Gunakan Sabu, 4 Pemandu Lagu Karaoke di Purwokerto Diciduk Petugas BNNK

MA, empat tahun lalu kabur setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara. Saat itu, MA melepaskan borgolnya sendiri lalu kabur.

“MA ini daftar pencarian orang dalam kasus melarikan diri setelah sidang juga dalam kasus narkoba. Dia divonis enam tahun penjara subsider tiga bulan,” sebut dia.

Petugas juga terpaksa menembak S karena berusaha melarikan diri dan melawan saat ditangkap.

“Sekarang ketiganya sudah di tahanan Polres Aceh Utara untuk pengembangan lebih lanjut,” pungkas dia.

----------

RALAT: Berita ini telah direvisi dari sebelumnya berjudul "Polisi Tembak Pecatan TNI yang Berbisnis Sabu-sabu di Aceh" menjadi "Polisi Tangkap Pecatan TNI yang Bisnis Sabu-sabu di Aceh"

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X