Warga NTB di Wamena Akan Dipulangkan Bertahap

Kompas.com - 04/10/2019, 11:16 WIB
para pengungsi korban kerusuhan Wamena ditemui Gubernur Papua Lukas Enembe, Jayawijaya, Papua, Rabu (25/9/2019) Dok Staff Khusus Gubernur Papuapara pengungsi korban kerusuhan Wamena ditemui Gubernur Papua Lukas Enembe, Jayawijaya, Papua, Rabu (25/9/2019)

MATARAM, KOMPAS.com - Warga Nusa Tenggara Barat ( NTB) yang mengungsi pascakerusuhan di Wamena Papua, akan dipulangkan secara bertahap kembali ke NTB.

Kabid Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial NTB, H Amir mengatakan, hingga saat ini, warga NTB yang mengungsi di Papua dalam kondisi baik dan sehat semua.

Data hingga Kamis (3/10/2019) malam, jumlah warga NTB yang berada di Pos Pengungsian Markas Yonif 751 Sentani, Jayapura, berjumlah 108 orang.

Mereka akan dipulangkan ke NTB secara bertahap menggunakan pesawat komersial.

Baca juga: Bupati Madiun Pulangkan 8 Pengungsi Wamena asal Jatim hingga Kampung Halaman

"Mereka dipulangkan bertahap. Tadi pagi 5 orang ke Sumbawa, besok 8 orang ke Lombok Tengah dan Lombok Timur," kata Amir, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (3/10/2010).

Kemudian, 50 orang warga akan diterbangkan ke Bima pada Minggu (6/10/2019) dan 27 orang di hari Senin (7/10/2019). Sisanya akan diberangkatkan pada hari Selasa (8/10/2019).

"Tidak menutup kemungkinan akan ada  tambahan lagi, karena yang sudah komit sebelumnya tidak pulang berubah pikiran untuk mau pulang ke NTB," kata Amir.

Amir mengatakan, saat ini seluruh warga asal NTB sudah berada di Jayapura.

"Berdasarkan hasil penelusuran kami melalui tim dan kerukunan keluarga seluruh etnis NTB, yaitu Kerukunan Keluarga Lombok, Sumbawa, Bima, dan Kerukunan Keluarga NTB di Papua ke daerah-daerah tersebut tidak ada lagi masyarakat NTB yang harus dievakuasi," kata Amir.

Baca juga: 53 Pengungsi asal Wamena Tiba di Toraja Utara

Pihaknya berharap situasi di Papua semakin aman dan kondusif.

Sebelumnya, sebanyak 159 warga asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengungsi pasca-kerusuhan di Wamena, Papua, saat ini sudah berada di Jayapura dan tengah menanti proses evakuasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Regional
Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X