Dedi Mulyadi: Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR Sudahi Rivalitas Politik di Golkar

Kompas.com - 04/10/2019, 08:00 WIB
Ketua MPR terpilih Bambang Soesatyo melambaikan tangan di ruang Sidang Paripurna MPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).  Sidang Paripurna tersebut menetapkan Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR periode 2019-2024 dengan Wakil Ketua, Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra, Lestari Moerdijat dari Fraksi Partai Nasdem, Jazilul Fawaid dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Syarief Hasan dari Fraksi Partai Demokrat, Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Hidayat Nur Wahid dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Arsul Sani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Fadel Muhammad dari Kelompok DPD di MPR. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIKetua MPR terpilih Bambang Soesatyo melambaikan tangan di ruang Sidang Paripurna MPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). Sidang Paripurna tersebut menetapkan Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR periode 2019-2024 dengan Wakil Ketua, Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra, Lestari Moerdijat dari Fraksi Partai Nasdem, Jazilul Fawaid dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Syarief Hasan dari Fraksi Partai Demokrat, Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Hidayat Nur Wahid dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Arsul Sani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Fadel Muhammad dari Kelompok DPD di MPR. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

KOMPAS.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Dedi Mulyadi menyatakan, terpilihnya Bambang Soesatyo sebagai ketua MPR RI mengakhiri rivalitas internal Partai Golkar menjelang Musyawarah Nasional Partai Golkar Desembr mendatang.

Dengan kata lain, kata Dedi, Munas Golkar akan berjalan mulus sehingga Airlangga Hartarto bisa melanjutkan kepemimpinannya di partai berlambang pohon beringin ini.

Menurut Dedi, dalam pernyataan terakhir, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa sudah tidak ada lagi persaingan di internal Golkar menjelang munas.

Baca juga: Jelang Munas Golkar, Dukungan Mengerucut ke Airlangga

Ini berarti keduanya saling menguatkan peran masing-masing.

"Ini menyudahi rivalitas politik di Golkar. Rekonsiliasi politik yang sempurna dan mengakhiri persaingan keduanya (Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo)," kata Dedi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (3/4/2019).

"Sehingga dipastikan munas berjalan mulus untuk melanjutkan kepemipinan Pak Airlangga," lanjut ketua DPD Golkar Jawa Barat ini.

Dedi Mulyadi saat pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2019 - 2024 pada sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2019) pagi.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Dedi Mulyadi saat pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2019 - 2024 pada sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2019) pagi.

Selain itu, terpilihnya Bambang sebagai ketua MPR RI sekaligus menyempurnakan kepemimpinan Airlangga Hartarto.

Menurutnya, Airlangga sebagai ketua umum Golkar dalam waktu relatif pendek, 1 tahun 8 bulan, mampu menempatkan kader Golkar pada jabatan tertinggi di lembaga negara.

Sebab, sejak reformasi, jabatan itu tidak pernah diraih Golkar.

"Di situ Pak Airlangga menunjukkan kelas manajer yang mampu mengelola potensi dengan baik, dengan melakukan lobi berbagai pihak," tandas mantan bupati Purwakarta dua periode ini.

Menurut Dedi, keberhasilan Airlangga ini harus dilanjutkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X