Kebakaran Hutan: Titik Panas Berkurang, Warga Bisa Lihat Awan dan Langit

Kompas.com - 04/10/2019, 06:16 WIB
Puluhan wanita yang tergabung dalam Perempuan Riau Melawan Asap berunjukrasa di depan Kantor Gubernur Riau, di Pekanbaru, Riau, Selasa (24/9/2019). ANTARA FOTOPuluhan wanita yang tergabung dalam Perempuan Riau Melawan Asap berunjukrasa di depan Kantor Gubernur Riau, di Pekanbaru, Riau, Selasa (24/9/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Hingga Kamis (3/10/2019) sore, data citra satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menunjukkan setidaknya terdapat 179 titik panas di seluruh wilayah Indonesia.

Khusus di wilayah yang terbakar di lahan gambut seperti Sumatera dan Kalimantan, berkurang drastis.

Penurunan itu, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dipengaruhi oleh hujan buatan yang berlangsung selama sepekan.

Baca juga: Tahun Ini, 4 Perusahaan Asing Milik Malaysia dan Singapura Jadi Tersangka Kebakaran Hutan

Namun BMKG mengingatkan pihak berwenang untuk tetap mewaspadai terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan karena musim kemarau berlangsung hingga akhir Oktober.

Lilis Alice, seorang warga di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengaku tak lagi menggunakan masker saat keluar rumah. Sebabnya, kabut asap sudah lenyap diguyur hujan dalam seminggu terakhir.

Tumpukan debu yang sebelumnya menempel di atap rumah, juga hilang.

"Alhamdulilah hujan terus. Sekarang warga sudah bisa lihat matahari, lihat awan, lihat langit," katanya kepada wartawan Quin Pasaribu yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Orangutan Korban Kebakaran Lahan Diselamatkan dari Hutan Ketapang

"Kalau dulu banyak kotoran-kotoran yang terbang dari sisa kebakaran, sekarang enggak ada lagi di rumah penduduk," sambungnya.

Karena tak ada lagi kabut asap dan jarak pandang membaik, aktivitas warga kembali seperti sedia kala. Bahkan, kegiatan belajar mengajar berangsur normal sejak Senin pekan ini.

Anak sulung Lilis yang sempat diungsikan ke Jakarta pun, sudah pulang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jerinx Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Jerinx Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

Regional
Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X