RSUD Jayapura Sukses Siaran Langsung Operasi Hernia ke 7 Negara

Kompas.com - 03/10/2019, 13:49 WIB
Siaran langsung Operasi Hernia yang diselenggarakan oleh RSUD Jayapura. Operasi tersebut juga disiarkan ke 7 negara di Kawasan Asia Pasifik, Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/10/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDISiaran langsung Operasi Hernia yang diselenggarakan oleh RSUD Jayapura. Operasi tersebut juga disiarkan ke 7 negara di Kawasan Asia Pasifik, Kota Jayapura, Papua, Kamis (3/10/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura sukses menyelenggarakan siaran langsung operasi hernia ke 7 negara di kawasan Asia Pasifik pada Kamis (3/10/2019).

Operasi yang dilakukan oleh Prof Donald Aronggear tersebut berlangsung sekitar 2 jam dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua TEA Hery Dosinaen, Kepala Dinas Kesehatan Papua drg Alosius Giai, dan beberapa perwakilan rumah sakit yang ada di Jayapura.

Baca juga: Kembali Jadi Kapolda Papua, Ini Kebijakan Irjen Paulus Waterpauw

Giai yang juga tengah menjabat sebagai Plt Direktur Utama RSUD Jayapura menuturkan, operasi yang menggunakan alat Laparaskopi sengaja disiarkan langsung untuk menunjukkan saat ini dunia medis di Papua tidak ketinggalan.

"Ini juga bisa mengikis stigma bahwa Papua terbelakang dan kami akan lakukan setiap 3 bulan dengan segmen yang berbeda, bisa jantung, saraf, dan lainnya," kata Giai di Jayapura, Kamis (3/10/2019).

Operasi tersebut disiarkan di China, Australia, Taiwan, India, Singapura, Indonesia, Hong Kong, dan Korea Selatan.

Giai mengklaim, operasi yang disiarkan langsung tersebut sudah rutin dilakukan sejak 2012, tetapi baru kali ini dipublikasikan.

Pujian juga dilayangkan Sekda Papua TEA Hery Dosinaen kepada Prof Donald Aronggear yang dianggapnya bisa menjadi contoh bagi dokter-dokter lainnya.

Baca juga: Anggota MPR dari Papua Menangis saat Minta Perhatian Pengungsi Wamena

"Hari ini Prof Donald Aronggear membuktikan bahwa anak Papua juga bisa dalam aspek kesehatan dengan memanfaatkan teknologi yang canggih," kata dia.

Ia pun memerintahkan jajarannya untuk memprogramkan beasiswa bagi pendidikan spesialis kedokteran.

"Ini pasti memotivasi adik-adik kita di tanah ini dalam meningkatkan kemampuannya, terutama dalam aspek kedokteran," ucap Dosinaen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X