70 Persen Listrik di Wamena Kembali Pulih

Kompas.com - 03/10/2019, 13:28 WIB
Petugas PLN sedang memperbaiki salah satu jaringan kelistrikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang rusak saat terjadi kerusuhan pada 23 September, Rabu (2/10/2010). Dok Humas PLNPetugas PLN sedang memperbaiki salah satu jaringan kelistrikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang rusak saat terjadi kerusuhan pada 23 September, Rabu (2/10/2010).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemulihan jaringan kelistrikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, terus berjalan.

Memasuki hari ke-8 pascakerusuhan, jaringan yang telah dipulihkan telah melebih 50 persen dari total kerusakan.

"Sekitar 70 persen pelanggan telah kembali teraliri listrik. Lebih dari 15.400 pelanggan sudah menyala," ujar General Manager PLN UIWP2B JA Ari Dartomo, dalam keterangan tertulis, Rabu (2/10/2019).

Baca juga: Ketika Khofifah Gendong Anak yang Baru Tiba dari Wamena

Terakhir, PLN memulihkan jaringan di sekitar Jalan Hom Hom, Wamena.

Sebanyak 32 petugas dikerahkan untuk menyisir dan memperbaiki jaringan di lokasi tersebut.

Selain itu, PLN juga telah mengirimkan sejumlah peralatan yang dibutuhkan dari Jayapura.

"Barang yang mengalami kerusakan dan persediaannya minim di lokasi, hari ini kami datangkan penggantinya dari Jayapura. Begitu juga dengan peralatan penunjang pemulihan," kata Dartomo.

Saat ini, daya sistem kelistrikan di Wamena mencapai 6,5 megawatt, dengan beban puncak 3,379 megawatt.

Di sisi jaringan, PLN telah memulihkan 117 kms (66 persen) serta 86 gardu atau sekitar 60 persen dari total gardu yang ada.

Di tempat terpisah, Asisten Manajer Humas PLN UIWP2B Septian Pujiyanto menjelaskan bahwa hingga kini sejumlah obyek vital PLN terus dijaga oleh aparat keamanan.

"Total ada 75 aparat yang mengamankan obyek vital PLN," kata Pujiyanto.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pascagempa Maluku Utara, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

Pascagempa Maluku Utara, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa

Regional
Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X