Bandara Banjarmasin Terganggu Kabut Asap, 5 Penerbangan Delay

Kompas.com - 03/10/2019, 13:14 WIB
Kabut asap pekat menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, pada Kamis (12/9/2019) pagi. Hari ini, kabut asap kembali menyelimuti bandara itu. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARKabut asap pekat menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, pada Kamis (12/9/2019) pagi. Hari ini, kabut asap kembali menyelimuti bandara itu.


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kabut asap kembali menyelimuti landasan pacu Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (3/10/2019).

Akibatnya, 5 penerbangan yang seharusnya berangkat ke kota tujuan terpaksa mengalami penundaan keberangkatan atau delay.

Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Aditya Putra Patria saat dihubungi mengatakan, jarak pandang di landasan pacu hanya 300 meter.

"Visibility (jarak pandang) tadi hanya sekitar 300 meter, ini berdampak pada 5 penerbangan yang harus delay," ujar Aditya.

Baca juga: Gubernur Klaim Kabut Asap Sudah Hilang di Riau

Selain mengganggu jadwal keberangkatan, kabut asap juga membuat 2 penerbangan yang seharusnya mendarat lebih cepat terpaksa mengitari langit Banjarmasin menunggu kabut asap mereda.

"Tadi juga ada 2 penerbangan yang holding (berputar-putar) baru mendarat, itu dari Jakarta dan Surabaya," kata Aditya.

Menurut Aditya, jarak pandang yang hanya 300 meter membuat pesawat hanya stay di apron selama 1 jam.

Para penumpang tetap diminta tetap berada di pesawat untuk menghindari penumpukan di ruang tunggu bandara.

" Delay tadi hanya sekitar sejam. Pesawat tetap stand by di apron setelah visibility sudah di atas 500 meter, pesawat diberangkatkan satu per satu," kata Aditya.

Baca juga: Kabut Asap, Maskapai Penerbangan Hentikan Jadwal Penerbangan di Bandara Palangkaraya

Kabut asap yang menyelimuti landasan pacu diakibatkan dari kebakaran lahan di areal yang tak jauh dari Bandara Syamsuddin Noor.

Lokasi tersebut adalah Guntung Damar di mana ada ratusan hektar lahan gambut yang terbakar dan saat ini terus dilakukan pemadaman.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

Regional
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Regional
Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Regional
KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

Regional
Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Regional
Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Regional
91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

Regional
Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Regional
Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Regional
Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X