Kompas.com - 03/10/2019, 12:22 WIB
Tim Kemanusiaan Pemerintah Provinsi Banten di Jayapura dok. Humas Pemprov BantenTim Kemanusiaan Pemerintah Provinsi Banten di Jayapura

KOMPAS.com - Tim Kemanusiaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tiba di Jayapura pada Rabu (2/10/2019).

Tim yang dibentuk Gubernur Banten Wahidin Halim tersebut bertujuan untuk mengevakuasi warga asal Banten yang terdampak kerusuhan di Wamena.

“Kami sedang lakukan penilaian dan pendataan agar segera dipulangkan sesuai arahan Gubernur,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Kusmayadi, sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Kamis (3/10/2019).

Setibanya di Jayapura, tim langsung melakukan penyisiran dan pendataan terhadap warga Banten yang masih tertahan.

Baca juga: Begini Cara Gubernur Banten Wujudkan Komitmennya dalam Pelayanan Kesehatan

Untuk mempermudah evakuasi dan pendataan, posko kemanusiaan pun telah dibuka di Masjid Aqsa, Sentani, Jayapura.

Tak hanya itu, tim melakukan pula koordinasi dengan seluruh posko kemanusiaan yang ada di sana.

“Informasi awal, sudah ada sekitar 16 orang yang telah terdata di wilayah Sentani, di antaranya 9 warga asal Kota Serang dan sisanya dari Kabupaten Serang. Lalu kabarnya ada 6 orang lagi di Wamena,” ungkap Kusmayadi.

Kusmayadi mengatakan, seluruh pengungsi dari Banten yang berhasil ditemukan dalam keadaan sehat, tidak ada korban luka-luka atau meninggal dunia.

Baca juga: Program Bosda Pemprov Banten Mampu Dongkrak Angka Partisipasi Sekolah

Ia menyebutkan, sudah ada 15 warga yang minta dipulangkan ke Banten.

Sekadar informasi, tim Kemanusiaan Pemprov Banten terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP), dan unsur Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Adapun dalam pelaksanaannya, tim telah dibantu oleh pihak kepolisian dan unsur TNI.

“Tim rencananya akan melakukan penyisiran sampai Senin (7/10/2019) mendatang. Untuk kepulangan, menunggu situasi sambil mengumpulkan yang lain,” kata Kusmayadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X