LPSK Lakukan Kajian Meninggalnya Zaenal di Tangan Oknum Polisi

Kompas.com - 02/10/2019, 20:54 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan

MATARAM, KOMPAS.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) datang ke Mataram dalam hal penuhi surat dari Biro Konsultasi Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram untuk meminta perlindungan saksi atas kasus meninggalnya Zaenal Abidin yang diduga dianiaya oleh oknum Polres Lombok Timur.

"Kami tim LPSK datang ke Mataram dalam hal menindaklanjuti surat yang telah dilayangkan BKBH Unram  atas dugaan tindak pidana penyiksaan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia," ungkap Mardiansyah selaku Tenaga Ahli LPSK dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (2/10/2019)

Kedatangan LPSK ke Mataram tengah melakukan pengkajian investigasi atas proses hukum yang sedang berjalan.

"Bentuk kedatangan kami ini juga yaitu melakukan penelaahan dan investigasi terhadap proses hukum yang sedang berjalan," ungkap Mardiansyah.

Baca juga: 9 Polisi Tersangka Penganiaya Zaenal Ditahan Polda NTB

Mardiansyah menyebutkan, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Polda NTB untuk membuka kasus ini secara profesional.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Polda NTB terkait proses penanganan kasus ini," sambung Mardiansyah.

Selain berkoordinasi dengan Polda, tim LPSK juga bertemu dengan Ikhsan yang sebagai saksi mahkota dalam kasus ini.

"Kami juga bertemu dengan Ikhsan tadi, selaku saksi mahkota dalam kasus ini," kata Mardiansyah.

Mardiansyah menyebutkan, hasil keterangan yang diperoleh dengan kedatangannya di Mataram, akan di bawa ke pusat, apakah permohonan untuk melakukan perlindungan diterima atau tidak.

"Hasil penelaahan investigasi ini, kami akan bawa ke pusat untuk dipertimbangkan, apakah permohonannya diterima atau tidak," jelas Mardiansyah.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Tetapkan 9 Tersangka hingga Menunggu Sikap Tegas

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Tahu Awal Mulanya, Tiba-tiba Suroto Tiduran, Tak pernah Bangun'

"Saya Tak Tahu Awal Mulanya, Tiba-tiba Suroto Tiduran, Tak pernah Bangun"

Regional
Janjikan Lulus CPNS, Nenek 74 Tahun Bawa Kabur Uang Rp 250 Juta Milik Korban

Janjikan Lulus CPNS, Nenek 74 Tahun Bawa Kabur Uang Rp 250 Juta Milik Korban

Regional
Selain karena Harta Warisan, Ibu Kalsum Adukan Anaknya soal Pencemaran Nama Baik

Selain karena Harta Warisan, Ibu Kalsum Adukan Anaknya soal Pencemaran Nama Baik

Regional
Saat Pandemi, 70 Siswa SMK Itu Pesta 'Prom Night' di Hotel...

Saat Pandemi, 70 Siswa SMK Itu Pesta "Prom Night" di Hotel...

Regional
Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Regional
Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Regional
Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Regional
Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Regional
Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
Ganjar Sebut Semua ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 merupakan Orang Tanpa Gejala

Ganjar Sebut Semua ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 merupakan Orang Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X