Anggota Paskibra Belum Terima Honor, Ini Penjelasan Dispora Gresik

Kompas.com - 02/10/2019, 17:29 WIB
Paskibraka Tangerang Selatan saat upacara di lapangan Cilenggang, Serpong,Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2019) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiPaskibraka Tangerang Selatan saat upacara di lapangan Cilenggang, Serpong,Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2019)

GRESIK, KOMPAS.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik angkat suara terkait honor untuk pasukan pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang belum dibayarkan.

Paskibra tersebut bertugas saat upacara 17 Agustus 2019 lalu di lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur.

Sekretaris Dispora Gresik Agus Setya Prambudi mengatakan, tahun ini Dispora memang tidak mengalokasikan dana untuk uang saku bagi Paskibra yang berjumlah 75 orang. 

"Untuk tahun ini, saya sudah cek DPA (Dokumen Penggunaan Anggaran) dan memang tidak dianggarkan. Mungkin mereka tahunya seperti itu dari para senior-seniornya, karena memang tahun-tahun sebelumnya ada (dapat honor)," ujar Agus Setya Prambudi, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/10/2019).

Baca juga: Gadis Paskibra yang Menghilang Ternyata Sering Tak Pulang dan Dekat dengan Komunitas Punk

Agus mengatakan, untuk tahun ini pihaknya hanya menyediakan seragam dan makan saat Paskibra berlatih.

Kemudian, disediakan piagam yang bakal diberikan sebagai kenang-kenangan kepada mereka yang terlibat dalam anggota Paskibra.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja, menurut Agus, ia tidak hafal terkait nominal besaran anggaran bagi Paskibra untuk agenda upacara pada 17 Agustus 2019 lalu.

"Kalau itu (besaran anggaran) kan masalah teknis, jadi saya tidak hafal benar berapa jumlahnya. Hanya memang sekali lagi, untuk tahun ini memang tidak dianggarkan untuk uang saku dan itu sudah kami sampaikan sebelumnya," ucap dia.

Adapun, terkait piagam bagi para Paskibra yang hingga kini belum diserahkan, pihak Dispora mengaku masih berkoordinasi dengan jajaran Pemkab Gresik, lantaran terjadi pergantian di posisi kepala dinas.

"Soal piagam, itu kami masih koordinasi dan minta arahan langsung dari Pak Bupati. Sebab kepala dinasnya kan sudah ganti," kata Agus.

Sebelumnya, ada sebagian dari orangtua siswa Paskibra yang sempat mempertanyakan terkait uang saku yang belum diterima oleh putra-putri mereka.

Padahal, agenda tersebut sudah hampir dua bulan berlalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X