Ikut Demo di Jakarta dan Diamankan Polisi, 6 Siswa Dijemput Keluarga

Kompas.com - 02/10/2019, 15:15 WIB
Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHKapolres Sumedang AKBP Hartoyo. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo membenarkan kabar adanya 9 pelajar asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang mengikuti aksi demo di Jakarta dan kini diamankan di Polda Metro Jaya.

Hartoyo mengatakan, pihaknya telah melakukan kroscek dengan mengunjungi seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sumedang.

Hasilnya, kata Hartoyo, dari 9 siswa yang dikabarkan, hanya 6 siswa saja yang benar-benar pelajar asal Sumedang.

"Semula dari laporannya memang ada 9 siswa, tapi setelah ami kroscek ke sekolah-sekolah, hanya ada 6 siswa asal Sumedang yang sekarang masih di Jakarta," ujarnya kepada KOMPAS.com usai kegiatan media gathering di Sumedang kota, Rabu (2/10/2019).

Baca juga: Peringati Hari Batik Nasional, Ribuan Pelajar Membatik, Pecahkan Rekor Muri

Hartoyo menuturkan, dari 9 siswa yang dilaporkan asal Sumedang itu, hanya enam pelajar yang tercatat merupakan asal Sumedang.

Sedangkan dua pelajar lainnya hanya namanya saja yang dicatut dan seorang lainnya sudah lulus sekolah.

"Keenam pelajar tersebut berasal dari dua sekolah di Sumedang. Sedangkan dua hanya nama saja yang dicatut, dan satu lainnya sudah lulus. Jadi ketiganya itu bukan pelajar asal Sumedang," tuturnya.

Hartoyo menyebutkan, setelah menerima laporan, selain kroscek ke sekolah, pihak langsung menghubungi pihak keluarga masing-masing siswa.

Baca juga: 17 Pelajar Diamankan Usai Demo, 2 Positif Narkoba

Keenam pelajar asal Sumedang ini berangkat ke Jakarta naik bus pada hari Minggu (29/9/2019).

Hartoyo menambahkan, keenam pelajar ini berangkat tanpa sepengetahuan orangtua mereka dan mengikuti aksi tersebut karena ajakan yang mereka terima melalui pesan dari media sosial.

"Mereka diajak melalui media sosial, tidak kroscek, ikutan aksi ke Jakarta gitu aja, tanpa tahu mau ikut aksi apa di sana (Jakarta). Datang ke Jakartanya juga tanpa seizin orangtua, mereka berbohong sama orangtuanya dan hari ini mereka dijemput keluarga masing-masing," katanya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X