Fakta Kepala Daerah di Tanah Air Pulangkan Warganya dari Wamena, Kumpulkan Sumbangan hingga Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 02/10/2019, 15:14 WIB
Prajurit TNI melakukan patroli keamanan di Wamena, Papua, Senin (30/9/2019). TNI dan Polri melakukan patroli untuk membantu memulihkan situasi keamanan Wamena pascaaksi yang berujung anarkis. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/wpa/aw. ANTARA FOTO/Iwan AdisaputraPrajurit TNI melakukan patroli keamanan di Wamena, Papua, Senin (30/9/2019). TNI dan Polri melakukan patroli untuk membantu memulihkan situasi keamanan Wamena pascaaksi yang berujung anarkis. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/wpa/aw.

KOMPAS.com - Peristiwa kerusuhan di Wamena, Papua, yang terjadi pada Senin (23/9/2019) lalu, menjadi perhatian sejumlah kepala daerah di tanah air, sebab, ada beberapa warganya yang terdampak kerusuhan tersebut.

Berbagai upaya pun dilakukan kepala daerah untuk memulangkan warganya, mulai dari menjemput langsung ke Wamena, kumpulkan sumbangan hingga bentuk tim khusus.

Berikut ini fakta sejumlah kepala daerah yang ada di tanah air pulangkan warganya di Wamena.

1. Wagub Sulsel Jemput warganya ke Wamena

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu. Dok Pemprov Sulsel Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman sangat prihatin dengan kerusuhan di Wamena.

Ia pun langsung terjun ke lapangan untuk menjenguk dan menjemput warga asal Sulsel yang bermukim di Wamena.

“Saya baru tiba di Wamena ini, sedang mengunjungi korban-korban. Selain datang menjenguk pengungsi, kita upayakan mengakomodir warga Sulsel yang ingin pulang kampung. Kita juga sekaligus ke Wamena, membawa bantuan sosial yang dibutuhkan pengungsi,” katanya, Senin (30/9/2019).

Baca juga: Wakil Gubernur Sulsel Jemput Warganya ke Wamena Pasca-rusuh

2. Pemprov Jateng siap pulangkan warganya

Gubernur Jawa Tengah Ganjar PranowoKOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENG Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Peristiwa kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, yang terjadi pada Senin 23 September 2019 lalu, menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Sebab, ada ratusan warga Jawa Tengah di Wamena yang terdampak kericuhan.

Untuk itu, Ganjar terus melakukan upaya koordinasi dengan masyarakat Jateng di Wamena dan pemerintah setempat.

Bahkan, Ganjar sudah menugaskan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jateng untuk mendata dan terus berkomunikasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X