5 Kasus Obesitas di Indonesia, Bobot Turun 112 Kg hingga Meninggal Setelah Sesak Nafas

Kompas.com - 02/10/2019, 06:06 WIB
Titi Wati saat makan sesuai dengan jenis dan jumlah asupan yang sudah ditentukan oleh tim medis ahli gizi. KOMPAS.com/KURNIA TARIGANTiti Wati saat makan sesuai dengan jenis dan jumlah asupan yang sudah ditentukan oleh tim medis ahli gizi.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Satia Putra (7), bocah obesitas asal Karawang dengan bobot 110 kilogram tutup usia pada Sabtu (28/9/2019) malam.

Sebelum meninggal, Satia sempat mendapat perawatan di puskesmas lantaran mengalami batuk dan sesak napas.

Dokter pernah menyarankan pada keluarga untuk membawa Satia ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Namun sayang, hal itu tidak sempat terpenuhi.

Selain Satia, beberapa kasus obesitas di beberapa wilayah di Indonesia menjadi perhatian publik.

Salah satunya Titi Wati, penderita obesitas asal Palangkaraya yang memiliki berat badan 200 kilogram.

Pada Senin (21/1/2019) Titi Wati diperkenankan pulang ke rumahnya setelah menjalani operasi bariatrik atau operasi saluran pencernaan.

Berikut kasus obesitas di Indonesia yang menjadi perhatian masyarakat:

 

1. Titi Wati, penderita obesitas 200 kg asal Palangkaraya

Titi Wati (37) alias Titin melakukan timbang berat badan di RS Doris Sylvanus Palangkaraya, Senin (14/1/2019).Handout,Kurnia Tarigan Titi Wati (37) alias Titin melakukan timbang berat badan di RS Doris Sylvanus Palangkaraya, Senin (14/1/2019).
Awal Januari 2019, Titin Wati (37) yang sering dipanggil Titin menjadi perhatian masyarakat.

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, perempuan warga Jalan George Obos XXV, Gang Bima, Kota Palangkaraya disebut memiliki berat 300 kg.

Sehari-hari, Titin hanya bisa berbaring di rumah kontrakannya.

Namun setelah ditimbang, berat badan Titik adalah 200 kg.

Pada Selasa (15/1/2019), Titin menjalani operasi digestif atau operasi saluran pencernaan.

Setelah dirawat selama tujuh hari, Titin diperkenankan pulang ke rumahnya pada Senin (21/1/2019).

Baca juga: 7 Hari Pasca-operasi, Titi Wati Si Wanita Obesitas Dirawat di Rumah

Sedikitnya ada 20 orang dari tim sukarelawan yang dikerahkan untuk bisa mengangkat Titin dari dalam ruang rawat inap.

Selain itu, Titin terpaksa dibawa menggunakan kendaraan mobil bak terbuka.

Setiba di rumah, Titin langsung diangkat kembali menuju ke dalam rumah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X