Gedung MTsN Palopo Dirusak, Diduga Dipicu Kalah Tanding Bola

Kompas.com - 01/10/2019, 23:19 WIB
Jendela dan majalah dinding (Mading) milik Madrasah Tsanawiyah Negeri Palopo, dirusak yang diduga dllakukan oleh siswa yang kalah dalam pertandingan sepak bola antar pelajar SMP dan sederajat, Selasa (1/10/2019) KOMPAS.com/MUH AMRAN AMIRJendela dan majalah dinding (Mading) milik Madrasah Tsanawiyah Negeri Palopo, dirusak yang diduga dllakukan oleh siswa yang kalah dalam pertandingan sepak bola antar pelajar SMP dan sederajat, Selasa (1/10/2019)

PALOPO, KOMPAS.com – Sekelompok pelajar melempar kaca jendela dan majalah dinding (mading) milik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (1/10/2019) petang.

Wakil Kepala Sekolah MTsN Palopo Rita mengatakan, diduga perusakan dipicu kekalahan tim sepak bola SMPN 4 saat adu penalti melawan tim MTsN dalam kejuaraan sepak bola antar pelajar SMP dan sederajat, di Stadion Lagaligo Palopo.

"Kuat dugaan ini akibat kekalahan tim lawan, hingga berimbas kesekolah dan merusak sejumlah fasilitas dengan mengajak siswa dari SMK," ujar Wakil Kepala Sekolah MTsN Palopo, Rita, Selasa (1/10/2019).  

Baca juga: Bentrok Polisi dan Demonstran Depan Kampus UNM, Mobil Polisi Dirusak

Pelemparan juga menyebabkan satu orangtua siswa bernama Suriadi (43) menjadi korban.

Suriadi dilarikan ke Rumah Sakit ST Madyang dan mendapat lima jahitan di bagian kepala karena lemparan batu.

 "Salah seorang dari mereka kami duga pelaku penyerangan yang identitasnya kami ketahui," ucap Rita.

Rita juga menyoroti Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) dan panitia penyelanggara yang tidak menyediakan pihak keamanan di lokasi pertandingan. 

"Sangat kami sayangkan, event seperti ini pihak keamanannya sangat kurang. Malahan salah satu panitia menuturkan bahwa pihak keamanan hari ini berada dan bertugas di tempat lain," ucap Rita.

Kepala Sekolah SMPN 4 Tamrin Risa mengatakan, pihaknya siap dipertemukan dan membahas kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh siswa SMPN 4.

“Kami siap untuk dipertemukan para pihak untuk menjaga situasi ini tidak berlarut,” ujar Risa.

 Baca juga: Buntut Pelarangan Demo Pelajar ke Jakarta, Satu Unit Mobil Polisi Dirusak 

Polisi akan mempertemukan kedua pihak di Mapolsek Wara pada Rabu (2/10/2019).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

Regional
Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Regional
Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

Regional
Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Regional
Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Regional
Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X