Puting Beliung Tiba-tiba Menerjang, Ibu Ini Panik Sampai Lari Tinggalkan Bayinya

Kompas.com - 01/10/2019, 20:08 WIB
Sejumlah rumah rusak dan satu balita berusia 6 bulan tertimpa reruntuhan bangunan di Kampung Bojong Indah Rt 2 Rw 6, Desa Putagnutug, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/9/2019) Dokumentasi Staf DesaSejumlah rumah rusak dan satu balita berusia 6 bulan tertimpa reruntuhan bangunan di Kampung Bojong Indah Rt 2 Rw 6, Desa Putagnutug, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/9/2019)

"Memang di Kabupaten Bogor itu banyak rumah yang dibangunnya itu enggak pakai beton enggak ada cor-corannya, jadi kena puting beliung ataupun gempa dikit langsung hancur, biasanya yang sudah-sudah begitu. jadi enggak ada penyangga untuk saling keterkaitan sama tembok satu sisi sama lainnya. Cuman batako saja," terangnya.

Baca juga: Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Asahan, Tower dan Tiang Listrik Roboh

Rawan bencana

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) Bogor, melalui Prakirawan Kepala Stasiun Meteorologi Citeko, Bogor, Asep Firman Ilahi mengatakan, daerah-daerah di Kabupaten Bogor bagian Utara, Selatan, Barat, Timur dan Sukabumi Utara serta Cianjur Barat diprakirakan akan masuk awal musim hujan pada dasarian bulan Oktober ini.

Pada musim pancaroba biasanya ditandai dengan udara yang sangat panas dan lembab, hujan dalam durasi singkat namun disertai dengan angin kencang dan kadang-kadang bersama dengan petir.

Pada saat-saat tertentu, angin kencang dapat bertiup dengan kecepatan 25 - 45 km/jam. Angin ini dapat menumbangkan pohon dan menerbangkan atap rumah.

Ia pun mengimbau, saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, warga bisa berlindung pada tempat yang aman, misalnya jauh dari tebing, pohon besar, daerah terbuka (sawah/lapangan) atau daerah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET).

Baca juga: Diterjang Puting Beliung, 85 Rumah di Solok Selatan Rusak

Selain itu, lakukan mitigasi bencana sedini mungkin misalnya dengan menyediakan tas siaga bencana yang berisi perlengkapan pertolongan pertama lalu bisa menghubungi paramedis terdekat serta melakukan siaga dengan berkoordinasi dengan lembaga terkait (BNPB).

"Selain itu ditandai juga dengan mewabahnya berbagai penyakit karena perubahan tekanan udara, mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko penyakit bisa membawa jaket hujan ketika bepergian, memenuhi asupan makanan gizi seimbang, mengkonsumsi vitamin yang cukup dan berolahraga teratur," ungkapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

Regional
Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Regional
Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Regional
Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Regional
Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Regional
Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Cerita Sukri Korban Kecelakaan Maut di Jalintim, Lihat Mobil Putih Ngebut lalu Tabrak 3 Kendaraan

Cerita Sukri Korban Kecelakaan Maut di Jalintim, Lihat Mobil Putih Ngebut lalu Tabrak 3 Kendaraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X