Puting Beliung Tiba-tiba Menerjang, Ibu Ini Panik Sampai Lari Tinggalkan Bayinya

Kompas.com - 01/10/2019, 20:08 WIB
Sejumlah rumah rusak dan satu balita berusia 6 bulan tertimpa reruntuhan bangunan di Kampung Bojong Indah Rt 2 Rw 6, Desa Putagnutug, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/9/2019) Dokumentasi Staf DesaSejumlah rumah rusak dan satu balita berusia 6 bulan tertimpa reruntuhan bangunan di Kampung Bojong Indah Rt 2 Rw 6, Desa Putagnutug, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/9/2019)

Baca juga: Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga, Kerugian Rp 30 Juta

Panik

Dia mengatakan, saat itu kedua orangtua bayi tersebut panik karena atap rumahnya terbawa angin puting beliung. Sekonyong-konyong ia lantas berlari dan meninggalkan bayinya yang sedang tertidur.

Tak lama kemudian, sang ibu kembali ke kamar dan sempat terpeleset.

Namun bagian tembok rumahnya pun sudah runtuh hingga serpihan puing mengenai kepala sang bayi.

"Posisinya lagi sama ibunya itu karena saking paniknya dan balik lagi ngambil si bayi itu, nah sudah ketimpa reruntuhan dan ibunya juga sempat jatuh kepeleset. Dirujuk ke RS Dhuafa, kata dokter hanya lecet dan memar di kepala, tapi kondisi bayi itu enggak kenapa-kenapa dan sudah dibawa pulang," tuturnya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Warga Kepri Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir

Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menyebut, sebanyak empat rumah rusak akibat angin puting beliung.

Termasuk salah satunya rumah dari kedua orangtua bayi tersebut.

"Hasil assessment sama tim BPBD dan itu ada 4 rumah rusak, 1 rusak berat, 1 rusak ringan dan 2 rusak sedang. Untuk rumah pak Agus Indrayono itu anaknya (bayi) tertimpa reruntuhan tembok," ujarnya

Ia melanjutkan, bayi yang terdampak puting beliung itu diketahui setelah adanya laporan dari pegawai desa.

Beruntungnya kata dia, puting beliung tidak merusak fasilitas umum, seperti, mushala, sekolah dan MCK.

"Memang di Kabupaten Bogor itu banyak rumah yang dibangunnya itu enggak pakai beton enggak ada cor-corannya, jadi kena puting beliung ataupun gempa dikit langsung hancur, biasanya yang sudah-sudah begitu. jadi enggak ada penyangga untuk saling keterkaitan sama tembok satu sisi sama lainnya. Cuman batako saja," terangnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X