Hendak Demo, Mahasiswa Dihadang Massa Berseragam Hitam

Kompas.com - 01/10/2019, 18:05 WIB
Jajaran Forkomoinda menemui mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINJajaran Forkomoinda menemui mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2019).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banyumas kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan melakukan long march dari Tugu Pancasila menuju Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2019).

Namun sejumlah rombongan mahasiswa yang akan mengikuti aksi dihadang sekelompok massa tak dikenal di perempatan Hotel Aston, Purwokerto.

Rombongan mahasiswa yang menggunakan sepeda motor akhirnya berbalik arah.

Baca juga: Kapolda Kaltim Temukan Keanehan Dalam Demo Mahasiswa, Ini Indikasinya

Menurut Hanan, salah satu pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi mengatakan, massa mahasiswa yang sedang berhenti di lampu merah dibentak-bentak oleh orang berseragam warna hitam.

"Rombongan mahasiswa pakai jas almamater dari beberapa kampus datang dari timur, pas di perempatan ada beberapa motor yang parkir di tengah jalan pakai seragam hitam-hitam, bentak-bentak dan menghalangi jalan," kata Hanan.

Sebagian besar rombongan mahasiswa akhirnya berbalik arah ke timur.

Selain kepada mahasiswa, sekelompok orang tak dikenal itu juga membentak-bentak pengguna jalan lain yang kebetulan sedang berhenti di lampu merah.

"Mereka bentak-bentak dan bawa kertas ditunjuk-tunjukkan kepada mahasiswa, kelihatannya menyampaikan suatu pesan, tapi saya tidak tahu, karena jarak saya agak jauh sekitar 50 meter. Massa mahasiswa kemudian berbalik arah," tutur Hanan.

Tak berhenti di situ, massa tak dikenal tersebut kemudian bergerak menuju pertigaan antara Jalan Mangunjaya dan Kombas.

Di lokasi tersebut massa kembali berhenti di tengah jalan dan membentak beberapa mahasiswa yang melintas.

"Saya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena mengganggu pengguna jalan yang lain dan kebebasan berekspresi. Saya harap polisi dapat mengusut tuntas kejadian tersebut," ujar Hanan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X