Tak Punya KTP, Nenek yang Hidup Sebatang Kara Ini Tak Pernah Dapat Bantuan

Kompas.com - 01/10/2019, 17:01 WIB
Mbah Siah (80),  hidup sebatang kara membuat dia masih harus bekerja mencari sisa panen padi atau kacang di sawah milik warga. Meski berusai lanjut, Mbah Siah tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah karena tak memiliki KTP. KOMPAS.COM/SUKOCOMbah Siah (80), hidup sebatang kara membuat dia masih harus bekerja mencari sisa panen padi atau kacang di sawah milik warga. Meski berusai lanjut, Mbah Siah tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah karena tak memiliki KTP.

MAGETAN, KOMPAS.com –  Nada bicaranya bergetar sedikit ketakutan ketika Kompas.com mengajaknya berbicara tentang kesehariannya yang masih bekerja mencari sisa kacang dan padi di sawah orang yang panen. 

Mbah Siah mengaku mengaku takut berbicara dengan orang yang baru dikenal.

“Aku ndredeg. Saya berangkat pagi kadang sampai sore, ya ngasak di sawah orang yang habis panen,” ujarnya sambil mengupas bawang merah, Senin (30/9/2019).

Baca juga: Berkali-kali Diusulkan, Nama Sadinah, Nenek yang Jual Sendok Tak Pernah Lolos Sebagai Penerima Bantuan

Mbah Siah mengaku tidak tahu pasti umurnya saat ini, namun dia mengaku lebih dari 80 tahun.

Di Desa Kleco, Magetan, Jawa Timur, Mbah Siah hidup menumpang tinggal di rumah kerabat jauhnya karena selama ini hidup sebatang kara.

“Saya tidak punya siapa-siapa, anak tidak punya, suami sudah meninggal. Saya numpang di tinggal di rumah kerabat di sini,” katanya.

Sunarti, warga Desa Kleco yang menampung Mbah Siah hampir 10 tahun  terakhir mengaku jika kebiasaan Mbah Siah tidak ingin merepotkan orang lain.

Meski telah lanjut usia, Mbah Siah tetap gesit membantu pekerjaan di rumahnya dan setiap hari pergi bekerja dengan mencari sisa panen padi atau kacang di sawah warga.

“Numpang di sini mungkin hampir 10 tahunan. Orangnya memang tidak mau merepotkan orang lain,” katanya

Mbah Siah sendiri berasal dari Desa Suratmajan, namun  lebih dari 10 tahun terakhir dai berpindah-pindah dari desa satu ke desa lainnya mencari tumpangan hidup dan bekerja sebelum menetap di Desa Kleco.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X