Kompas.com - 01/10/2019, 14:55 WIB
Empat dari enam orang pelaku pencurian di parkiran kantor Gubsu pada Senin (9/9/2019) berhasil ditangkap Polrestabes Medan. Dua orang pelaku masih buronan. KOMPAS.COM/DEWANTOROEmpat dari enam orang pelaku pencurian di parkiran kantor Gubsu pada Senin (9/9/2019) berhasil ditangkap Polrestabes Medan. Dua orang pelaku masih buronan.

MEDAN, KOMPAS.com - Misteri pencurian di halaman parkir kantor Gubernur Sumatera Utara pada Senin (9/9/2019) yang lalu akhirnya terpecahkan.

Dari kronologis yang diungkap polisi, terlihat enam pelaku memiliki peran masing-masing. Dari keenam pelaku, dua orang di antaranya masih buronan.

Di Mapolrestabes Medan, Selasa (1/10/2019) siang tadi empat pelaku yang sudah tertangkap dijejerkan dengan tangan diborgol.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, uang yang diambil dari Bank Sumut setelah sampai di parkiran kantor gubernur ditinggalkan di dalam mobil.

Baca juga: Kasus Pencurian Uang Pemprov Sumut Rp 1,6 M, Polisi Tangkap 4 Pelaku, 2 Masih Buron

 

Beberapa saat kemudian saat uang tersebut akan dipindahkan, uang tersebut sudah raib.

"Pemilik kendaraan, salah satu yang mengambil uang (dari bank) ingin menggunakan kendaraan untuk menjemput istrinya. Saat akan dipindahkan ternyata uang tersebut hilang dari mobil. Dari situ kami lakukan penyelidikan, beberapa alat bukti kami cari, dari CCTV, lalu identifikasi modus para pelaku," kata dia.

Dalam prosesnya, pihaknya menemukan adanya kesamaan dengan pencurian yang terjadi pada Jumat (6/9/2019) di parkiran USU yang mana korban mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta.

"Dengan rute yang sama. Mengambil uang dari Bank Sumut kemudian di parkiran USU diambil. Kami kumpulkab CCTV, kami dapati modus mereka menggunakan dua kendaraan, minibus hitam dan silver. Di kedua TKP (pelakunya) sama," kata dia.

Peran para pelaku 

Polisi sudah mengidentifikasi para pelaku. Di mobil hitam, kata dia, ada dua orang yakni Pandiangan dan Niksar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X