Kembali Jadi Kapolda Papua, Ini Kebijakan Irjen Paulus Waterpauw

Kompas.com - 01/10/2019, 14:39 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyapa anak-anak pengubgsi Wamena yang berada di Masjid Al-Aqso, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (1/10/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyapa anak-anak pengubgsi Wamena yang berada di Masjid Al-Aqso, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (1/10/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Untuk kedua kalinya, Irjen Paulus Waterpauw menjabat sebagai Kapolda Papua setelah sebelumnya sempat memegang posisi yang sama pada tahun 2015.

Masuk saat situasi keamanan di sejumlah daerah terganggu, Paulus memilih langsung menjalankan tugasnya di lapangan sebelum dilakukan prosesi pedang pora.

Pada Selasa (1/10/2109), didampingi Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroihan,  Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, Paulus mengunjungi empat titik pengungsian di Jayapura yang saat ini ditinggali pengungsi dari Wamena.

"Kami langsung mengunjungi para pengungsi agar kami bisa mengatur dan pengungsian ini tidak berkelanjutan," katanya.

Baca juga: Dilantik Jadi Kapolda Papua, Irjen Paulus Akan Utamakan Penanganan Korban Kerusuhan

Dalam pertemuannya dengan para pengungsi, ia menyampaikan harapannya agar mereka bersedia kembali ke Wamena dan membantu menjalankan roda perekonomian seperti sebelumnya.

Mantan Kapolda Sumatera Utara ini juga menyinggung mengenai penguatan pasukan di sejumlah daerah yang hingga kini digolongkan rawan konflik.

"Kami dari Polda di back up penuh oleh TNI sedang melakukan upaya mendorong kekuatan-kekuatan yang sudah diberikan Kapolri ke Polda Papua, hampir 6.000 kekuatan kita di sini," katanya.

"Yang menjadi atensi Wamena, Kota Jayapura, Sentani, Timika dan Ilaga. Saya pikir ini bagian-bagian yang akan kita pertebal terus kekuatannya, sesuai dengan jumlah perbantuan yang ada di kami," kata Paulus.

Baca juga: Pengungsi Wamena: Kalau Lihat Api dan Pedang, Sekarang Jadi Takut

Khusus penanganan kasus di Kabupaten Puncak, Paulus memastikan akan ada penegakan hukum kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dalam satu minggu belakangan terus melakukan aksi.

"Kelompok itu ada dan itu menjadi bagian yang kita harus lakukan penegakan hukum," cetusnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X