Fakta Kematian Mahasiswa Unila Saat Diksar Mapala, Sempat Izin Ikut Demo hingga Diduga Kelelahan

Kompas.com - 01/10/2019, 06:29 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

KOMPAS.com - Aga Trias Tahta, seorang mahasiswa Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lampung (Unila) meninggal dunia saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Pecinta Lama Cakrawala di Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Minggu (29/9/2019) pagi.

Penyebab pasti kematian mahasiswa jurusan Sosiologi tersebut masih belum terungkap. Namun dari keterangan sementara, Aga, warga Pekon Wonodadi, Kabupeten Pringsewu, sempat terjatuh dan pingsan pada Sabtu (28/9/2019).

Lalu, panitia menyiram Aga menggunakan air agar sadar dan melanjutkan naik ke atas gunung menggunakan sepeda motor dan diinapkan di kamp untuk bermalam.

Baca fakta lengkapnya:

1. Diduga kelelahan, Aga sempat pingsan dan terjatuh

Ilustrasi Pendaki Gunung.Shutterstock Ilustrasi Pendaki Gunung.

Berdasar keterangan panitian, Aga sempat pingsan dua kali pada Kamis (26/9/2019) dan Minggu. Hal itu diduga karena Aga kelelahan.

“Saat jatuh yang pertama sudah ada upaya penanganan medis dari panitia. Kemudian, saat persiapan pelantikan pada Minggu pagi, korban jatuh lagi dan oleh panitia dievakuasi ke pemukiman warga. Setelah itu dibawa ke rumah sakit,” kata Perdianysah, Alumnus UKM Cakrawala, Perdiansyah mewakili panitia pelaksana, Senin (30/9/2019).

Sementara itu, pengurus UKM Cakrawala, Shyntia Claudia, mengatakan, pelaksanaan diksar tersebut sudah sesuai standar yang telah ditentukan sebelumnya. Diksar tersebut mencakupi pelatihan mental dan fisik.

Baca juga: Mahasiswa Meninggal saat Diksar Pecinta Alam, Ini Pengakuan Panita

2. Aga sempat dilarikan ke rumah sakit

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit

Berdasar keterangan dari keluarga korban, Aga sempat dibawa ke RS Bumi Waras oleh panitia diksar sekitar pukul 10.00 WIB.

Lalu, sekitar pukul 14.00 WIB, panitia menghubungi keluarga Aga, dan jenazah diantar ke rumah duka sekitar pukul 18.30 WIB.

“Minggu pagi, Aga sudah meninggal dunia,” kata salah satu sepupu korban yang menolak namanya dipublikasikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X