Aksi #GejayanMemanggil 2 Berlangsung Tertib dan Damai

Kompas.com - 30/09/2019, 18:22 WIB
Massa aksi damai Aliansi Rakyat Bergerak #GejayanMemanggil saat mengelar aksi di Simpang Tiga Kolombo KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMassa aksi damai Aliansi Rakyat Bergerak #GejayanMemanggil saat mengelar aksi di Simpang Tiga Kolombo

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Aksi Aliansi Rakyat Bergerak #GejayanMemanggil 2 di simpang tiga Kolombo berjalan dengan lancar dan damai. Aksi #GejayanMemanggil berakhir sekitar pukul 16.30 WIB.

Sekitar pukul 13.30 WIB massa aksi mulai berdatangan di simpang tiga Kolombo.

Ribuan orang, baik dari mahasiswa, masyarakat sipil, buruh, tani, hingga pelajar tampak memenuhi simpang tiga Kolombo.

Baca juga: 9 Tuntutan Aksi Damai Aliansi Rakyat Bergerak #GejayanMemanggil

Secara bergantian para orator menyampaikan orasinya. Selain orasi, massa aksi juga bersama-sama menyanyikan lagu antara lain "Darah Juang", dan "Indonesia Pusaka".

Aksi #GejayanMemanggil diakhiri dengan membacakan pernyataan sikap. Selain itu, mereka juga membacakan sembilan poin tuntutan.

Usai pembacaan sikap dan tuntutan sekitar pukul 16.30 WIB, massa aksi mulai berangsur-angsur meninggalkan Simpang Tiga Kolombo, Jalan Gejayan (Affandi) dengan tertib.

"Melihat kondisi sekarang, masyarakat tidak percaya lagi dengan DPR, di mana pemerintah membuat kebijakan tanpa mengikutsertakan rakyat," ujar juru bicara Aliansi Rakyat Bergerak #GejayanMemanggil, Nailendra, Senin (30/09/2019).

Nailendra menyampaikan Aliansi Rakyat Bergerak akan terus mengawasi sampai sembilan tuntutan dipenuhi. Pengawasan dilakukan dengan salah satunya menggelar aksi.

"Intinya kami akan terus mengawasi sampai tuntutan kami dipenuhi," tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengapresiasi aksi Aliansi Rakyat Bergerak dengan tagar #GejayanMemanggil yang berlangsung dengan damai dan lancar.

"Kita mengapresiasi teman-teman mahasiswa, adik-adik pelajar ataupun elemen masyarakat lain yang melaksanakan aksi hari ini, mereka tertib. Ya Alhamdulilah kondusif," tandasnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Regional
Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Regional
Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Terlanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Terlanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan

Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Regional
Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Regional
Kronologi Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Terbalik hingga Tewaskan 5 Orang

Kronologi Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Terbalik hingga Tewaskan 5 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X