Mendikbud: 46 Sekolah di Maluku Rusak akibat Gempa

Kompas.com - 30/09/2019, 16:12 WIB
Menteri Mendiidkan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy saat diwawancarai wartawan di Ambon, Senin (30/9/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYMenteri Mendiidkan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy saat diwawancarai wartawan di Ambon, Senin (30/9/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Puluhan sekolah di tiga kabupaten di Maluku mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 6,8 yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya pada Kamis (26/9/2019) pekan lalu.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, gempa yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya itu telah merusak sedikitnya 46 sekolah, baik rusak parah, sedang, maupun rusak ringan.

“Jumlah sekolah yang rusak akibat gempa berjumlah 46 sekolah,”kata Muhadjir di Universitas Pattimura Ambon, Senin (30/9/2019).

Baca juga: Ahli Waris Korban Tewas Gempa Ambon Dapat Santunan Rp 15 Juta

Dia menjelaskan, untuk perbaikan sekolah-sekolah yang mengalami keruskaan parah, pihaknya akan segera melaporkannya ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sedangkan, untuk sekolah yang rusak ringan akan ditangani langsung oleh Kemendikbud.

"Kami akan kerja sama dengan pemerintah daerah setempat,” kata Muhadjir.

Kemendikbud berjanji akan segera melakukan perbaikan, agar para siswa dapat kembali belajar dengan tenang dan nyaman.

Muhadjir Effendi bersama rombongan berkunjung ke sejumlah sekolah di desa-desa terdampak gempa seperti di Desa Liang dan Tulehu, Kecamatan Salahut.

Baca juga: Dua Pengungsi Korban Gempa Ambon Meninggal di Tenda Darurat

Dalam kesempatan itu, Muhadjir juga ikut berdialog bersama para siswa dan guru, serta memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak gempa.

Gempa magnitudo 6,8 sebelumnya mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Adapun, lokasi gempa berada pada titik koordinat 3.38 Lintang Selatan,128.43 Bujur Timur atau berjarak 40 kikometer Timur Laut Ambon-Maluku dan 9 kilometer Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Titik gempa dengan kedalaman 10 kilometer.

Akibat gempa tersebut, tercatat 34 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Selain korban jiwa, gempa tersebut juga mengakibatkan kerusakan rumah warga, sekolah, rumah ibadah, perkantoran dan fasilitas publik lainnya.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X