PSI Kumpulkan 40.000 KTP Dukung Gibran Maju Pilwakot Surakarta

Kompas.com - 30/09/2019, 14:12 WIB
Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo saat wawancara eksklusif dengan Kompas.com, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/8/2017). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo saat wawancara eksklusif dengan Kompas.com, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/8/2017).

SOLO, KOMPAS.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, Jawa Tengah siap mengumpulkan 40.000 kartu tanda pendudukan (KTP) untuk mendukung putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka jika maju lewat jalur independen.

Seperti diketahui peluang Gibran maju sebagai calon wali kota melalui DPC PDIP Kota Surakarta sudah tertutup. Meski Gibran telah mendaftar sebagai anggota PDIP Kota Surakarta.

Dewan Penasihat DPD PSI Kota Surakarta Antonius Yogo Prabowo mengatakan pengumpulan KTP tersebut merupakan bentuk dukungan PSI terhadap Gibran.

Dukungan PSI untuk Gibran ini katanya juga telah melalui berbagai pertimbangan matang di internal partai, baik di tingkat ranting (kelurahan) maupun pusat.

Baca juga: Rudy Tak Persoalkan jika Gibran Mendaftar Calon Wali Kota Solo lewat DPP PDI-P

"Kami memutuskan mendukung Mas Gibran itu tentu ada pertimbangan matang. Selain beliau sosok yang muda, visioner, enterpreneur-nya luar biasabiasa, juga bisnisnya kita akuiakui, rasa sosialnya tinggi, secara anak muda beliau magnet," katanya kepada Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Senin (30/9/2019).

Yogo mengatakan telah membentuk tim khusus yang bertugas mengumpulkan KTP dukungan untuk Gibran di masing-masing wilayah di Solo.

Dia menyebut alasan mengumpulkan 40.000 KTP karena syarat maju calon wali kota jalur independen sekitar 36.000 suara.

"Kami mengambil 40.000 KTP supaya ketika nanti diverifikasi KTP tersebut bermasalah atau tidak terverifikasi kami masih aman. Jadi ada cadangan kalau ada KTP yang tidak terverifikasi," ungkap dia.

Baca juga: PDI-P Sebut Gibran Tak Bisa Ujug-ujug Jadi Calon Kepala Daerah

PSI lanjut Yogo telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai politik di Solo untuk ikut mendukung pencalonan Gibran jika maju melalui jalur independen. Partai politik itu antara lain Golkar, Gerindra dan PAN.

Sebab syarat yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) maju sebagai calon wali kota jalur independen adalah 9 kursi.

Sehingga dengan menggandeng ketiga parpol itu pihaknya optimistis dapat mengusung Gibran melalui jalur independen.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11.000 Sajian Bandeng Presto di Surabaya Memecahkan Rekor Muri

11.000 Sajian Bandeng Presto di Surabaya Memecahkan Rekor Muri

Regional
Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Menhub Kumpulkan Semua Pengelola Transportasi Online Terkait Bom di Medan

Regional
Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Regional
Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X