Mengapa Nenek yang Jual 3 Sendok untuk Makan Tak Pernah Terima Raskin, Ini Kata Kades

Kompas.com - 30/09/2019, 13:40 WIB
Tak memiliki uang, janda sebatangkara di Kabupaten Magetan ini terpaksa menjual 3 sendok kepada tetangganya untuk membeli beras. Meski sebatang kara dan miskin, Mbah Sadinah tak prnah mendapat bantuan raskin dari pemerintah. KOMPAS.COM/SUKOCOTak memiliki uang, janda sebatangkara di Kabupaten Magetan ini terpaksa menjual 3 sendok kepada tetangganya untuk membeli beras. Meski sebatang kara dan miskin, Mbah Sadinah tak prnah mendapat bantuan raskin dari pemerintah.

KOMPAS.com - Kisah Mbah Sadinah (75), warga Desa Kleco, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang terpaksa menjual tiga buah sendok miliknya untuk beli beras, mengundang simpati masyarakat.

Mirisnya, Mbah Sadinah diketahui tidak pernah menerima bantuan beras atau pun terdaftar sebagai penerima BPJS.

Sementara itu, berdasar keterangan dari Kepala Desa Kleco Wandojo Purwanto, pihaknya sudah berkali-kali mengusulkan Mbah Sadinah sebagai penerima bantuan baik beras miskin maupun BPJS

“Kalau desa sudah berkali kali mengusulkan, tapi setiap keluar nama penerima bantuan dari pusat, nama Mbah Sadinah tidak pernah ada,” ujarnya, di Kantor Desa Kleco, Senin (30/9/2019).

Baca juga: Nenek yang Jual Sendok untuk Makan Tak Pernah Dapat Raskin dan Tak Punya BPJS

Hal tersebut pun membuat Wandojo kebingungan dan tak bisa berbuat apa-apa. Dia bahkan menceritakan, selain Mbah Sadinah masih ada 3 warga lainnya yang membutuhkan bantuan.

“Iya banyak yang menerima bantuan usianya lebih muda. Kami tidak bisa berbuat apa apa karena data penerima bantuan itu dari pusat,” tambahnya.

Rasa syukur Mbah Sadinah saat terima bantuan

Pada hari Minggu (29/9/2019, Mbah Sadinah tak bisa menyembunyikan perasaannya gembiranya saat menerima sendok yang telah dijualnya.

Pasalnya, saat itu dirinya juga menerima bantuan dari Paguyuban Wong Magetan. Bantuan yang diberikan saat itu berupa beras dan uang.

“Kita tersentuh masih ada warga yang kesulitan mencari makan, apalagi Mbah Sadinah sudah usia lanjut,” kata Candra, Ketua Paguyuban Wong Magetan.

Sementara itu, Mbah Sadinah mengaku berterima kasih dan berharap tidak lagi menjual sendok kesayangannya untuk sekadar membeli makanan.

“Saya tidak berani jual ke siapa-siapa, ke tetangga saja karena butuh uang buat beli beras untuk makan,” kata Mbah Sadinah saat ditemui, Minggu (29/9/2019).

Sumber: KOMPAS.com (Sukoco)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X