Penumpang yang Bercanda Ada Bom di Pesawat Dilepaskan Bersyarat

Kompas.com - 30/09/2019, 13:12 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERAIlustrasi pesawat Lion Air.


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Candaan salah satu penumpang Lion Air JT 323 dari Banjarmasin, tujuan Jakarta berinisial D yang menyebut ada bom di dalam pesawat tidak dilanjutkan ke ranah hukum.

Otoritas Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, hanya memberikan surat pernyataan agar D tidak lagi mengulangi perbuatannya.

"Dia sudah kita lepaskan, namun dia kita minta menandatangani surat peryataan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya," ujar Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Aditya Putra Patri, saat dihubungi, Senin (30/9/2019).

Baca juga: Ada yang Bercanda soal Bom, Seluruh Penumpang Diturunkan dari Pesawat

Selain diberikan surat pernyataan oleh otoritas bandara, D juga diberi sanksi oleh pihak maskapai Lion Air.

D selama waktu tertentu tidak diperkenankan lagi menumpangi pesawat Lion Air.

"Dia juga istilahnya di-black list oleh maskapai Lion Air karena perbuatannya," lanjut Aditya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Aditya, D langsung dilepaskan hari itu juga setelah diketahui tidak terbukti ada bom di dalam pesawat seperti yang dicandakannya.

D yang sedianya berangkat bersama keluarganya terpaksa batal berangkat menggunakan Lion Air karena ulahnya itu.

"Jadi, hari itu juga kami lepaskan, dia dan keluarganya menumpangi pesawat Garuda ke Jakarta," tambah Aditya.

Baca juga: Demo Mahasiswa di Surabaya, 2 Siswa SD Ditangkap Bawa Botol Menyerupai Bom Molotov

Sebelumnya diberitakan, salah seorang penumpang Lion Air JT 323 dari Banjarmasin tujuan Jakarta, Sabtu (28/9/2019), mengeluarkan candaan ada bom di dalam pesawat saat menyimpan barang bagasi di dalam kabin.

Sontak candaannya tersebut membuat penumpang heboh dan melaporkan perbuatan penumpang tersebut ke awak kabin.

Akibat ulahnya itu, seluruh penumpang terpaksa diturunkan dari pesawat dan kembali ke ruang tunggu.

Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam pesawat, tidak ditemukan benda yang mencurigakan. Pesawat kemudian diterbangkan setelah delay selama 1 jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.