Mahasiswa Tolak Puluhan Siswa yang Ingin Bergabung Demo

Kompas.com - 30/09/2019, 10:47 WIB
Puluhan pelajar yang sempat bergabung dengan barisan mahasiswa yang akan beruniukrasa menolak pengesahan sejumlah RUU di Aceh Tengah mendengarkan intruksi dari Koordinator Lapangan, Senin (30/9/2019) pagi. Mahasiswa menolak mengikutsertakan pelajar untuk aksi yang akan dilakukan saat itu. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPPuluhan pelajar yang sempat bergabung dengan barisan mahasiswa yang akan beruniukrasa menolak pengesahan sejumlah RUU di Aceh Tengah mendengarkan intruksi dari Koordinator Lapangan, Senin (30/9/2019) pagi. Mahasiswa menolak mengikutsertakan pelajar untuk aksi yang akan dilakukan saat itu.

TAKENGON, KOMPAS.com - Puluhan siswa SMKN 1 Bener Meriah ikut berkumpul bersama massa dari mahasiswa di komplek Lapangan Panjat Tebing di Musara Alun, Takengon, Aceh Tengah, Senin (30/9/2019).

Mereka datang untuk ikut serta dalam rencana aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Gayo yang menolak berbagai Rancangan Undang-Undang yang tengah digodok pemerintah pusat.

Namun, para siswa tanpak kecewa, saat Koordinator Lapangan, Agung, mempertanyakan kehadiran para siswa ke lokasi itu.

Baca juga: 100 Polwan Berjilbab Putih Hadapi Demo Mahasiswa di Medan

"Adik-adik kami para siswa, kakak-kakak mahasiswa yang mau berunjuk rasa ini sudah memasukan surat ke polisi, jadi polisi tahu mahasiswa akan turun, apakah adik-adik siswa punya penanggung jawab?," kata Agung, dengan menggunakan alat pengeras suara.

"Kami melakukan aksi unjuk rasa secara legal, berbeda dengan adik-adik pelajar, apakah ada izin dari sekolah? Apakah ada penanggung jawab?," tanya Agung, kepada para siswa.

Pihaknya tidak setuju jika para siswa melanggar peraturan sekolah dengan membolos dari jam pelajaran, sementara mereka tidak mendapatkan izin dari pihak sekolah.

"Kami menghargai aspirasi adik-adik, tetapi jika sesuatu terjadi di antara kalian, misalnya saja dengan polisi, maka sudah pasti akan melibatkan para orangtua," ungkap dia.

Baca juga: Fakta Penurunan Foto Jokowi Saat Demo Mahasiswa di DPRD Sumbar

Dihadapan massa, Agung menambahkan, para siswa yang hadir memiliki peluang menjadi mahasiswa, namun semua bisa berubah jika mereka ditangkap atau dikeluarkan dari sekolah.

Tidak lama setelah itu, para pelajar yang telah membawa spanduk dan karton berisi tuntutan unjuk rasa itu membubarkan diri dengan sepeda motor.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan massa dari mahasiswa terus berkumpul di komplek Musara Alun Takengon.

Mereka terdiri dari berbagai organisasi internal dan eksternal kemahasiswaan di Aceh Tengah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X