Kompas.com - 30/09/2019, 06:06 WIB
YN (20), tersangka pembunuh bayinya sendiri yang masih berusia 3 bulan digelandang ke sel tahanan Polres Cianjur, Jawa Barat, Minggu (29/09/2019) KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANYN (20), tersangka pembunuh bayinya sendiri yang masih berusia 3 bulan digelandang ke sel tahanan Polres Cianjur, Jawa Barat, Minggu (29/09/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Nu Raisa bayi berusia 3 bulan ditemukan tewas di bak mandi di Kampung Cisuren, Desa Sukanagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019).

Bayi pasangan D dan Y ditemukan pertama kali oleh Mae (65), nenek bayi malang tersebut.

Petugas kepolisian yan menerima laporan langsung mengamankan tempat kejadian dengan garis polisi dan membawa jasad korban ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Sayang Cianjur untuk otopsi.

Berikut fakta penemuan bayi 3 bulan yang tewas di kamar mandi:

 

1. Ibu jadi tersangka

Polisi menetapkan YN, ibu kandung Nu Raisa bayi 3 bulan yang ditemukan tewas.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan YN ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hail penyelidikan di lapangan dan pengakuan dari tersangka sendiri.

“Tersangkanya YN, tak lain ibu kandung dari bayi tersebut,” kata Juang dalam keterangannya di hadapan wartawan di halaman Polres Cianjur, Minggu (29/09/2019).

Baca juga: Bayi 3 Bulan Ditemukan Tewas di Bak Mandi di Cianjur

 

2. Dibiarkan dalam bak mandi

Dari pengakuan kepada polisi, YN menghabisi anak kandungnya dengan cara membiarkannya berada di bak mandi sedalam 1 meter yang terisi penuh air.

“Kejadiannya saat tersangka hendak memandikan korban. Pengakuannya dia kesal karena bayinya itu terus-terusan menangis saat hendak dimandikan,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto.

Baca juga: Bayi 3 Bulan Tewas di Bak Mandi, Ibu Kandung Jadi Tersangka

 

3. Kesal suami selingkuh

Petugas saat membawa jenazah Nu Raisa, 3 bulan ke RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat guna menjalani autopsi.  Bayi malang tersebut ditemukan tewas di bak mandi dan diduga dibunuh.istimewa Petugas saat membawa jenazah Nu Raisa, 3 bulan ke RSUD Sayang Cianjur, Jawa Barat guna menjalani autopsi. Bayi malang tersebut ditemukan tewas di bak mandi dan diduga dibunuh.
YN mengaku saat menghabisi anak kandungnya, dia ingat perbuatan suaminya yang diduga pernah selingkuh saat ia hamil 7 bulan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X