Kompas.com - 28/09/2019, 18:22 WIB
Abdurahaman (50), seorang nelayan asal Teluk Uma, Kabupaten di Karimun, Kepulauan Riau yang dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan hanyut di Perairan Malaysia oleh penjaga pantai Malaysia, Jumat (27/9/2019) petang kemarin. DOK BNPP KELAS A TANJUNGPINANGAbdurahaman (50), seorang nelayan asal Teluk Uma, Kabupaten di Karimun, Kepulauan Riau yang dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan hanyut di Perairan Malaysia oleh penjaga pantai Malaysia, Jumat (27/9/2019) petang kemarin.

BATAM, KOMPAS.com - Abdurahaman (50), seorang nelayan asal Teluk Uma, Kabupaten di Karimun, Kepulauan Riau yang dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan.

Abdurahman ditemukan hanyut di perairan Malaysia oleh penjaga pantai Malaysia, Jumat (27/9/2019) petang kemarin.

Abdurrahman kemudian dijemput pada Sabtu (28/9/2019).

Kasie Operasional Badan Nasional Pertolongan dan Pencarian (BNPP) Kelas A Tanjung Pinang, Eko Supriyanto mengatakan begitu mendapatkan laporan hilangnya Abdurahman, pihaknya bersama Tim SAR langsung melakukan pencarian.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak Tim SAR Singapura dan Malaysia. Hingga akhirnya mendapatkan informasi dari pihak penjaga pantai Malaysia bahwa ada ditemukan satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang hanyut bersama kapal pompongnya dengan sejumlah jaring ikan.

Baca juga: Lindungi Nelayan Indonesia dari Perbudakan, Pemerintah Gandeng ILO

"Setelah kami pastikan, ternyata benar nelayan yang ditemukan hanyut oleh penjaga pantai Malaysia, adalah Abdurahman yang merupakan nelayan Teluk Uma, Kabupaten Karimun yang dilaporkan hilang," kata Eko melalui telepon, Sabtu (28/9/2019).

Dari pengakuan Abdurahman, dirinya hanyut karena kapal pompong miliknya mati mesin setelah dihempas gelombang tinggi.

Sementara ponsel yang dibawanya sudah habis baterai sehingga dirinya tidak bisa melakukan koordinasi atau memberitahukan atas posisi dirinya.

"Saat ini Abdurahman sudah berada di kediamannya dan berkumpul dengan keluarganya," jelas Eko.

Sebelumnya Abdurahman dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya karena tidak kunjung pulang setelah berpamitan melaut untuk mencari ikan.

Abdurahman diketahui pergi melaut sejak, Selasa (24/9/2019) kemarin dan hingga Jumat (27/9/2019) kemarin tidak diketahui keberadaannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X