Kecanduan Film Porno, Seorang Pengangguran Culik dan Cabuli Siswi MTs

Kompas.com - 28/09/2019, 13:04 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

GROBOGAN, KOMPAS.com - Nasib nahas dialami oleh CH, siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) asal Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Pelajar berusia dua belas tahun itu mengalami trauma berat setelah menjadi korban pencabulan oleh seorang pria yang dikenalnya.

Pihak keluarga CH yang tak terima atas perbuatan asusila tersebut kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Guru Ngaji yang Cabuli Murid Ditahan

 

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus Supriyadi Siswanto, menyampaikan, usai menerima laporan, tim Satreskrim Polres Grobogan langsung meringkus pelaku di rumahnya untuk diperiksa lebih lanjut.

Identitas pelaku yakni MAK (21), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

"Kemarin, kami amankan tersangka untuk dimintai keterangan," kata Agus, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/9/2019).

Agus menuturkan, sebelum kejadian pencabulan itu, pelaku yang mengendarai motor menjemput korban di rumahnya pada Minggu (25/8/2019) pukul 08.00 WIB.

Saat itu, pelaku mengajak korban pergi tanpa sepengetahuan orangtuanya. Hingga tengah malam, korban yang tak kunjung pulang membuat orangtuanya gelisah, apalagi ponsel korban juga tidak bisa dihubungi.

Sampai akhirnya, pada Senin (26/8/2019) siang sekitar pukul 12.00 WIB, korban dipulangkan ke rumah oleh pelaku dalam keadaan syok.

Pelaku yang pengangguran itu pun pergi begitu saja, setelah mengantarkan korban di depan gang rumah.

Di rumah, orangtua CH diam-diam merasa curiga dengan perilaku putrinya yang tak seperti biasanya. CH tak mau sekolah, menjadi pendiam dan cenderung menutup diri di kamar.

Baca juga: Oknum Polisi Cabuli 5 Bocah SD dengan Ancaman Azab dan Penjara

 

"Setelah didesak oleh orangtuanya, CH akhirnya mengakui telah ditiduri oleh pelaku sebanyak empat kali di wilayah Tegowanu. Korban dipaksa dan diancam oleh pelaku supaya mau disetubuhi. Jadi, pelaku dan korban ini sudah saling mengenal," kata Agus.

Atas kasus pencabulan tersebut, sambung Agus, pelaku diancam Pasal 81 Ayat (2) subs Pasal 82 Ayat (1) Perpu RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Pelaku mengaku kecanduan film porno sehingga nekat melakukan pencabulan," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X