Maluku di Guncang 475 Kali Gempa Bumi Susulan, Ini Penjelasan BMKG

Kompas.com - 28/09/2019, 10:34 WIB
Warga Kota Ambon masih mendirikan tenda di Lapangan Galunggung, Kecamatan Sirimau Ambon, Jumat petang (27/9/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWarga Kota Ambon masih mendirikan tenda di Lapangan Galunggung, Kecamatan Sirimau Ambon, Jumat petang (27/9/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Pascagempa 6,8 magnitudo mengguncang Pulau Ambon dan sebagian Pulau Seram, Maluku, Kamis (26/9/2019), hingga Sabtu (28/9/2019) gempa susulan masih terus terjadi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Ambon mencatat hingga Sabtu pukul 10.48 WIT, gempa susulan yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya telah mencapai 475 kali.

“Sampai pukul 10.48 WIT siang ini tercatat sudah 475 kali gempa susulan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin, kepada Kompas.com, Sabtu.

Dia mengatakan, dari ratusan gempa susulan tersebut, sebanyak 64 kali gempa dirasakan getarannya di Pulau Ambon dan sebagian Pulau Seram, Pulau Banda, dan Pulau Saparua.

Baca juga: Bayi 8 Bulan Korban Gempa Ambon Meninggal Dunia

Adapun gempa susulan dengan magnitudo paling besar yakni 5,6 dan yang terkecil 1,7.

”Dari 475 kali gempa susulan itu yang dirasakan getarannya itu ada 64 kali,” ujar dia.

Andi menjelaskan, ratusan gempa susulan yang mengguncang Pulau Ambon dan sebagian Pulau Seram hingga saat ini merupakan kondisi yang normal terjadi setelah terjadinya gempa dengan skala yang lebih besar.

“Ini kejadian yang normal terjadi setelah gempa utama, itu untuk menstabilkan kembali kondisi patahan yang bergerak,” terang dia.

Menurut Andi, gempa susulan di Maluku masih terus terjadi karena masih ada energi yang tersisa di zona patahan, dan terus dikeluarkan secara perlahan untuk mencapai kestabilan.

“Jadi, energi tersisa itu dikeluarkan secara perlahan sehingga kondisi patahan itu bisa mencapai kestabilan kembali, jadi ini kondisinya normal,” kata dia.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suap Bupati Nonaktif Lampung Utara, Candra Divonis 1 Tahun 10 Bulan Penjara

Suap Bupati Nonaktif Lampung Utara, Candra Divonis 1 Tahun 10 Bulan Penjara

Regional
Lamongan Segera Terapkan Tilang Elektronik ETLE

Lamongan Segera Terapkan Tilang Elektronik ETLE

Regional
Cerita Deni, Hacker Berhati Mulia Bobol Situs Pemerintah, Beritahu Kelemahan dan Kini Dapat Penghargaan

Cerita Deni, Hacker Berhati Mulia Bobol Situs Pemerintah, Beritahu Kelemahan dan Kini Dapat Penghargaan

Regional
Remaja Jebolan The Voice Indonesia Ini Sudah Sering Aniaya Ibunya

Remaja Jebolan The Voice Indonesia Ini Sudah Sering Aniaya Ibunya

Regional
Pabrik Obat HIV di Semarang Mulai Beroperasi

Pabrik Obat HIV di Semarang Mulai Beroperasi

Regional
Bobol Situs Ombudsman RI, Siswa SMA di Cilacap Malah Dapat Penghargaan

Bobol Situs Ombudsman RI, Siswa SMA di Cilacap Malah Dapat Penghargaan

Regional
Polisi Kesulitan Identifikasi Pria Bertopeng Pemerkosa Siswi SD, Ini Penyebabnya

Polisi Kesulitan Identifikasi Pria Bertopeng Pemerkosa Siswi SD, Ini Penyebabnya

Regional
Pelaku 'Gojek Tuyul' Raup Rp 400 Juta dari Bonus Transaksi Fiktif

Pelaku 'Gojek Tuyul' Raup Rp 400 Juta dari Bonus Transaksi Fiktif

Regional
BPK Segera Periksa Dugaan Dana Otsus Papua yang Dideposito

BPK Segera Periksa Dugaan Dana Otsus Papua yang Dideposito

Regional
Modus Baru Penyelundupan Narkoba di Lapas, Sabu Dikemas dalam Inhaler

Modus Baru Penyelundupan Narkoba di Lapas, Sabu Dikemas dalam Inhaler

Regional
Bunuh Anak lalu Buang Jasadnya ke Gorong-gorong Sekolah, Budi Diancam 20 Tahun Penjara

Bunuh Anak lalu Buang Jasadnya ke Gorong-gorong Sekolah, Budi Diancam 20 Tahun Penjara

Regional
2 Pelajar SD Terluka Akibat Ledakan Peluru M16, 1 Korban Kondisinya Parah

2 Pelajar SD Terluka Akibat Ledakan Peluru M16, 1 Korban Kondisinya Parah

Regional
Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Regional
Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X