Keluarga Mengira Terduga Teroris di Salatiga Terlibat Curanmor

Kompas.com - 27/09/2019, 22:51 WIB
Ilustrasi Densus 88 PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA Ilustrasi Densus 88

SALATIGA, KOMPAS.com - Tas yang dibawa terduga teroris yang ditembak, Wawan Wicaksono, digeledah tim Densus 88.

Menurut Ketua RT 007 RW 004 Perum Argo Tunggal, Ledok, Argomulyo, Salatiga, Efri Yulistio, Wawan datang ke rumah saudaranya Hajid Setyawan, hanya membawa tas kecil.

"Dia datang dua hari lalu, hanya membawa motor dan tas kecil. Pak Hajid sempat curiga karena plat motornya itu ditutup kain pel. Malah sesampai di Salatiga, plat nomor dilepas, ya dikira itu motor hasil curanmor," terang Efri, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Melawan dengan Parang, Terduga Teroris di Salatiga Ditembak

Setelah penggerebekan dan ditembak, aparat mencari tas yang dibawa Wawan tersebut.

"Kami juga takut, karena bisa jadi ada bahan-bahan yang membahayakan, atau bom. Kasihan warga yang tidak tahu apa-apa," kata Efri.

Atas kejadian ini, Efri mengaku kecolongan karena tidak memantau warga yang menginap di lingkungannya.

"Kecolongan bukan karena atas yang terjadi ya, tapi karena ternyata yang datang saudara. Kalau saudara ya kita tidak punya pikiran aneh-aneh, tahunya baik. Ternyata malah terlibat terorisme," papar dia.

Efri mengaku, menjadi saksi penggeledahan yang dilakukan oleh Densus 88.

"Sudah semua dibawa Densus, yang dibutuhkan Densus dibawa semua. Keluarga juga kooperatif," ungkap dia.

Baca juga: Penggerebekan Teroris di Salatiga, Ada Tembakan

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 melakukan penggerebekan pada Jumat (27/7/2019) sekira pukul 18.00 di Perum Argo Tunggal Ledok Argomulyo, Salatiga.

Pelaku yang bernama Wawan Wicaksono ditembak karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X