Polisi Diminta Tangkap Provokator Demo Anarkistis di DPRD Sumbar

Kompas.com - 27/09/2019, 16:21 WIB
Mahasiswa Sumbar duduki ruang sidang utama DPRD Sumbar dan melakukan perusakan, Rabu (25/9/2019) KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAMahasiswa Sumbar duduki ruang sidang utama DPRD Sumbar dan melakukan perusakan, Rabu (25/9/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Sejumlah anggota DPRD Sumatera Barat meminta polisi menangkap dalang kerusuhan saat unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPRD Sumbar, Rabu (25/9/2019) lalu.

Polisi diminta bukan hanya menangkap mahasiswa yang melakukan perusakan dan penjarahan, tapi juga aktor yang membuat unjuk rasa itu berakhir ricuh.

"Kami mengutuk aksi demo mahasiswa yang berujung dengan perusakan dan penjarahan di Gedung DPRD Sumbar. Kami minta polisi menangkap aktor perusuhnya," kata anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman, kepada Kompas.com, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: Demo di DPRD Sumbar Rusuh, Uang dan Laptop di Ruangan Fraksi Raib

Albert menyebutkan, tindakan demonstran yang merusak dan menjarah bahkan menurunkan foto Presiden Jokowi tidak bisa ditolerir lagi.

Hal itu sudah termasuk tindakan kriminal yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

Albert menyebutkan, awalnya, demo tersebut berlangsung aman dan lancar hingga pukul 15.30 WIB.

Semua tuntutan mahasiswa dipenuhi DPRD Sumbar mulai dari menandatangani surat tuntutan hingga mengirimkannya ke Presiden dan DPR RI.

"Namun, setelah itu, polisi tidak mampu mengendalikan massa. Polisi kecolongan. Kepercayaan polisi kepada mahasiswa hilang karena demo berlangsung ricuh," kata anggota dewan dari PDI-P tersebut.

Kericuhan yang berujung perusakan dan penjarahan itu, menurut Albert tentunya ada yang memprovokasi sehingga massa beringas.

Baca juga: Buntut Demo Anarkistis, DPRD Sumbar Lapor Polisi Soal Perusakan Gedung dan Penjarahan

"Ini yang harus ditangkap. Aktor yang memprovokasi sehingga mahasiswa beringas," kata dia.

Sementara itu, anggota DPRD Sumbar dari PKS, Irsyad Syafar juga mengutuk keras tindakan mahasiswa itu.

Bahkan, secara kelembagaan, DPRD Sumbar telah membuat laporan polisi terkait kerusakan dan penjarahan yang dilakukan demonstran.

"Kami tidak mentolerir tindakan anarkistis mahasiswa yang merusak dan menjarah di DPRD Sumbar," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X