Kompas.com - 27/09/2019, 16:03 WIB

GARUT, KOMPAS.com - Aksi demo penolakan RUU KUHP di Garut pada Kamis (26/9/2019) yang diikuti oleh para pelajar tingkat SMA sederajat ternyata dilakukan para siswa setelah mereka menerima undangan lewat media sosial.

"Ada undangan di medsos untuk turun melakukan aksi, ada titik kumpul dalam undangan itu di Simpang Lima," kata Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Garut Asep Sudarsono, Jumat (27/9/2019) saat ditemui di SMAN 2 Garut.

Baca juga: 100 Polwan Berjilbab Putih Hadapi Demo Mahasiswa di Medan

Asep menuturkan, setelah unjuk rasa siswa SMA di Jakarta pada Rabu (25/9/2019), Dinas Pendidikan Jawa Barat telah mengeluarkan surat edaran untuk para kepala sekolah agar ada di sekolah dan menjaga siswanya agar tidak turut aksi.

Jika ada siswa yang tidak hadir di sekolah, pihak sekolah wajib menghubungi orangtua siswa untuk memastikan siswa ada di rumah.

Jika tidak ada di rumah dan tidak ada di sekolah, esoknya siswa dan orangtuanya akan dipanggil sekolah.

"Kamis pagi saya cek di Simpang Lima yang dijadikan titik kumpul, memang ada siswa yang ikut, saya tanya dari sekolah mana, lalu saya telpon kepala sekolahnya agar anak-anak dibawa pulang," katanya.

Baca juga: Demo Mahasiswa dan Dosen di Pamekasan Rusuh, Warga Tanpa Almamater Lempar Polisi dan Provokasi Massa

Asep mengaku dirinya mengetahui ada undangan aksi bagi siswa saat melakukan pengecekan ke salah satu SMK, ada guru yang menunjukkan undangan aksi kepada siswa.

"Isinya ajakan aksi, titik kumpul dan waktu kumpul. Makanya siswa datang," katanya.

Karena itu, Asep juga berharap agar aparat kepolisian bisa mengusut tuntas pihak-pihak yang menyebarkan undangan tersebut.

"Ada rekam jejak digitalnya mungkin yang bisa ditelusuri, agar bisa diketahui siapa yang mengundang," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.