Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Plastik Ditemukan di Cianjur, Diduga Korban Pembunuhan

Kompas.com - 27/09/2019, 12:51 WIB
Petugas tengah memeriksa kondisi mayat tanpa identitas yang ditemukan di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (26/09/22019) yang diduga korban pembunuhan IstimewaPetugas tengah memeriksa kondisi mayat tanpa identitas yang ditemukan di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (26/09/22019) yang diduga korban pembunuhan

CIANJUR, KOMPAS.com – Warga dihebohkan dengan penemuan mayat di tepi tebing di Kampung Sukarajin RT 001/008, Desa  Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (26/9/2019) petang.

Mayat tanpa identitas yang terbungkus plastik itu diduga sudah berada di lokasi sejak sepekan lalu.

PIhak kepolisian menyebutkan, mayat tersebut diduga korban pembunuhan karena dari hasil visum et repertum bagian luar ditemukan adanya tindakan kekerasan pada bahu lengan kanan dan terdapat bercak darah di kaos dalam.

Baca juga: 4 Fakta Baru Bocah 5 Tahun Diperkosa Kakak dan Dibunuh Ibu Angkat, Kesedihan Ayah hingga Periksa Kejiwaan Tersangka

“Berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia 40 tahun. Namun identitasnya masih belum diketahui karena tidak ditemukan satu pun petunjuk di sekitar lokasi penemuan,” tutur Paur Subbag Humas Polres Cianjur Ipda Budi Setiayuda dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Kamis.

Budi menyebutkan, kondisinya sulit dikenali karena sudah membusuk dengan usus berserakan, bahkan nyaris tinggal kerangka dan kepala sudah terpisah. 

“Pertama kali ditemukan oleh orang yang melintas kemudian melaporkannya ke petugas kepolisian setempat,” ujarnya.

Baca juga: Ayah Kandung dari Bocah 5 Tahun yang Dibunuh Ibu dan Diperkosa Kakak Angkat Berharap Pelaku Dihukum Mati

Adapun kondisi mayat tersebut memakai kaos warna hitam bertuliskan Enjoy 1981 dibalut jaket kulit hitam, bercelana jeans warna abu-abu, dan celana pendek warna coklat berbahan parasit, serta mengenakan sepatu hitam merek Gats nomor 41.

“Di dalam saku celananya ditemukan uang sejumlah Rp 1.364.000,” katanya.

Mayat tersebut kini telah dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Sayang Cianjur guna menjalani autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya dan mengungkap identitasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X