Dampak Gempa Ambon, Listrik dan Internet Mati Total di Seram Bagian Barat

Kompas.com - 27/09/2019, 09:59 WIB
Rumah dan bengkel terbakar saat gempa magnitudo 6,8 di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYRumah dan bengkel terbakar saat gempa magnitudo 6,8 di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019).

AMBON, KOMPAS.com - Dampak kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 6,8 di Ambon dan beberapa wilayah di Maluku, masih dirasakan warga hingga Jumat (27/9/2019).

Pada Jumat pagi, jaringan listrik di seluruh Kabupaten Seram Bagian Barat, masih mati total.

Warga yang mengungsi merasakan gelap gulita pada Kamis malam.

Kontributor Kompas.com Rahmat Rahman Patty melaporkan, warga juga kesulitan mendapatkan air bersih karena listrik yang padam.

Baca juga: Gubernur Sebut Sebagian Besar Warga Terluka akibat Panik Saat Gempa Ambon

"Warga di Kecamatan Kairatu kesulitan karena tidak ada sama sekali listrik dan internet. Warga susah mendapatkan air," ujar Rahmat saat melaporkan situasi terkini melalui sambungan telepon, Jumat.

Menurut Rahmat, saat ini sebagian besar warga berharap air bersih dari pos pengungsian dan markas TNI di Seram Bagian Barat.

Namun, menurut Rahmat, warga masih kesulitan mendapatkan lokasi mandi, cuci, kakus (MCK).

Lokasi pengungsian banyak yang belum dilengkapi dengan MCK.

Baca juga: Gubernur Maluku: Korban Meninggal akibat Gempa Ambon 23 Orang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X