Proyek Tol Bandung-Cilacap Telan Biaya Rp 120 T, Jasa Marga Pemilik Konsorsium

Kompas.com - 25/09/2019, 17:06 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjadi pembicara dalam West Java Outlook Seminar yang dihadiri para investor Jepang di Menara Astra Jakarta Pusat, Rabu (18/9/19) DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratGubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjadi pembicara dalam West Java Outlook Seminar yang dihadiri para investor Jepang di Menara Astra Jakarta Pusat, Rabu (18/9/19)

 

BANDUNG, KOMPAS.com - Setelah lama tak terdengar kabarnya, rencana pembangunan proyek tol jalur selatan Jawa Barat, Bandung-Cilacap, kembali dibahas.

Pemprov Jawa Barat kembali melakukan pembahasan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (25/9/2019).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Tol Bandung-Cilacap akan terbagi dalam dua segmen pengerjaan.

Segmen I sepanjang 90 km akan dimulai dari Gedebage (Kota Bandung)-Kabupaten Bandung-Garut-Tasikmalaya. Anggran tahap I mencapai Rp 60 triliun termasuk pembebasan lahan.

Sementara tahap II sepanjang 120 km menghubungkan wilayah Tasikmalaya-Banjar-Pangandaran-Cilacap dengan perkiraan biaya mencapai Rp 60 triliun.

"Semua sudah diputuskan, pemilik konsorsiumnya adalah PT Jasa Marga. Jasa Marga yang akan mengelola. Rapat hari ini memastikan trase tak boleh berubah-ubah lagi. Doakan lancar," ujar Emil, sapaan akrabnya, saat ditemui seusai rapat.

Dalam rapat yang dihadiri sejumlah kepala daerah itu, Emil menekankan soal kesepakatan trase.

Ia menjelaskan, diskusi soal trase berjalan cukup lancar meski ada sejumlah usulan dari para kepala daerah.

"Ini kenapa Pak Bupati datang supaya exit-nya di titik A atau B sudah jangan berubah-ubah lagi karena ngurus pembebasan tanah dan tidak mudah," kata dia.

Adapun soal penetapan lokasi (penlok), Emil mengatakan, pihaknya tak akan memberi keputusan sebelum ada kesepakatan dari seluruh pihak.

"Saya enggak mau diputuskan sebelum ada kesepakatan. Tapi secara umum 90 persen semua mengarah ke hal positif, jadi kita kita kebut. Insya Allah di waktunya tiba tidak ada lagi kemacetan Lebaran," ujar mantan wali kota Bandung ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X