Pramuria yang Dikencani Ternyata Perampok, Pria Ini Kehilangan Rp 76 Juta

Kompas.com - 25/09/2019, 15:40 WIB
Perampokan. ThinkstockPerampokan.

AMBON, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial HB menjadi korban perampokan disertai tindak kekerasan saat sedang berhubungan intim dengan seorang pramuria, WM (19), di kamar sebuah hotel di Ambon.

Korban dirampok setelah enam pelaku yang telah menggatur aksi kejahatan bersama WM menggerebek pintu kamar hotel dan langsung mengamuk dan mengancam korban di dalam kamar tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Gilang Prasetya mengatakan, saat menggerebek pintu kamar hotel, sejumlah pelaku langsung mengamuk dan mengancam korban dengan modus untuk mengalihkan perhatian korban.

Sedangkan pelaku lainnya langsung mengambil ponsel dan tas berisi uang milik korban.

Baca juga: Perampok Tembak Mati Dua Pekerja Proyek di Musi Banyuasin

“Korban bersama satu pelaku (MW) berkencan di hotel, setelah itu para pelaku lain yang mengaku sebagai keluarga korban menggerebek pintu lalu masuk,” kata Gilang, kepada wartawan saat menggelar tersangka dan barang bukti di Kantor Polres Pulau Ambon, Rabu (25/9/2019).

Aksi perampokan ini sendiri terjadi pada Senin (16/9/2019) pekan lalu. Saat ini, polisi telah menangkap lima orang pelaku sementara dua orang lainnya masih dinyatakan buron.

Kelima pelaku yang telah ditangkap itu yakni BM, JK, JT, WM dan MP.

Dari lima pelaku yang telah ditangkap itu, JK merupakan pelaku yang ditangkap pertama kali di kawasan Kudamati Ambon pada Sabtu pekan lalu.

Sementara, empat pelaku lainnya ditangkap di Desa Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Minggu keesokan harinya.

Menurut dia, uang puluhan juta yang dirampok itu, kemudian dibagi dan digunakan para pelaku untuk membeli ponsel, pakaian dan sisanya untuk berfoya-foya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 40.946.000, ponsel dan pakaian yang dibeli para pelaku.

Baca juga: Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

“Kalau dari hasil pemeriksaan, mereka ini sudah berkali-kali melakukan aksi kejahatan ini, cuma korban lain belum ada laporan, mungkin jumlahnya kecil tapi yang ini kan besar. Kalau dari cara melakukan aksi sampai persiapan memang sudah beberapa kali,” ungkap dia.

Akibat perbuatan tersebut, para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. 

“Untuk tersangka yang melakukan aksi dengan kekerasan itu ancamannya 9 tahun penjara dan ada juga yang ancamannya 5 tahun penjara,” kata dia.

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X